POJOKSATU.id, JAKARTA—Isu pergantian Kabinet Merah Putih Pemerintahan Prabowo-Gibran kembali menguat beberapa hari ini.
Pelantikan atau reshuffle disebut akan dilakukan Senin (27/4/2026) sore di Istana Negara, Jakarta.
Para pejabat atau menteri yang akan dilantik diantaranya Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) yang akan dijabat Jenderal (Purn) Dudung Abdurrachman.
Dudung sebelumnya merupakan Penasihat Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional.
Baca Juga: Hasil Konferensi yang Diikuti Prabowo Tak Mempan, 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
Sementara M Qodari petahana KSP disebut akan dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI).
Adapun nama mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI)/Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding disebut akan menjabat Kepala Badan Karantina Nasional.
Selain itu mantan Kepala PCO Hasan Nasbi diisukan mengisi posisi sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Nama Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat turut mencuat dan disebut akan dipercaya sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.
Baca Juga: Prabowo Undang Luhut ke Istana Bicara Empat Mata, Foto Diunggah Seskab Teddy Indra Wijaya
Untuk posisi Hanif sendiri belum ada disebutkan akan dikemanakan oleh Presiden.
Menanggapi kabar reshuffle tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya pada Senin, 27 April 2026 menegaskan bahwa keputusan perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Ia pun meminta seluruh jajaran kabinet tetap fokus bekerja.
"Wah itu prerogatif Bapak Presiden. Ya kita siap dengan segala skenario, yang penting sekarang seluruh jajaran kabinet kerja saja," kata Bima Arya kepada wartawan di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Senin (27/4).***




