POJOKSATU.ID - Isu adanya kandungan minyak babi di ompreng atau food tray Makan Bergizi Gratis (MBG) kian merebak. Istana pun buka suara.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi, mengatakan sampai saat ini pihak istana belum menemui food tray yang mengandung minyak babi.

Menurut Hasan Nasbi, pemerintah tidak mempermasalahkan jika masyarakat ingin bukti dengan melakukan pengujian.

Baca Juga: Zakat Profesi Dijadikan Laporan Pengeluaran Perumda Tirta Patriot

“Sejauh ini kita tidak menemukan, tapi kalau memang ada kekhawatiran soal itu, kita uji saja,” ujar Hasan Nasbi, dikutip Rabu (27/8/2025).

Hasan juga menyatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk keperluan pengujian materi pada food tray.

“Bisa diuji di BPOM, tadi saya sudah ketemu Bapak Kepala BPOM, Kepala BPOM bilang kita bisa ujikan untuk membuktikan itu tadi,” imbuhnya.

Baca Juga: Sumut Targetkan Turunkan Kemiskinan Ekstrem Lewat PBI Jamsostek bagi Pekerja Rentan

Dalam kesempatan tersebut, Hasan mengingatkan pada masyarakat pentingnya untuk tak menelan mentah-mentah isu yang beredar di media sosial karena hal tersebut harus dibuktikan lebih dulu.

Menurutnya, pemerintah terus memastikan keamanan rakyat saat menjalan kebijakan atau program di lapangan.

“Apalagi ini penerima manfaat MBG, pemerintah pasti akan mengutamakan keamanan, termasuk juga yang tadi soal isu-isu itu terhadap penerima manfaat ini,” tandasnya.

Baca Juga: Kemdiktisaintek Umumkan Dosen dan Tendik Peserta Talent Scouting 2025, Cek Daftar Nama-namanya

Sebelumnya, laporan dari Indonesia Business Product (IBP) menyebutkan ada dugaan penggunaan minyak babi dalam pembuatan food tray MBG yang diimpor dari China.

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Selain itu, sejumlah organisasi pelajar juga menyurati Menteri Perdagangan mengenai isu tersebut dan mendesak untuk mulai menggunakan food tray yang diproduksi dari dalam negeri. ***