POJOKSATU.id - Pria gantung diri di Flyover Cimindi, Cimahi, diduga adalah seorang guru.
Korban diduga merupakah guru yang mengajar mata pelakaran Bahasa Indonesia di kelas 10 SMK Sangkuring.
Hal ini diketahui dari unggahan akun Facebook @Ratu Sejagat, Jumat siang 28 Juni 2024.
"Kasian, guru di SMK Sangkuring ngajar Bahasa Indonesia kelas 10, bapaknya kerja di rumah sakit," tulisnya sebagaimana dikutip Pojoksatu.id.
Baca Juga: Identitas Korban Gantung Diri di Cimindi Terungkap, Diduga Guru SMK Ngajar Bahasa Indonesia
Akun tersebut juga mempertanyakan alasan pria gantung diri di Flyover Cimindi.
"Karena apa masalahnya? Dan kenapa bunuh dirinya, mata ditutup dan mulutnya (ditutup)," sambungnya.
Apapun alasannya, ia pun menyesalkan korban sampai nekad memilih jalan pintas yang tidak semestinya itu.
"Kalau masalah cewek, cinta, kok segitunya. Kan ganteng. Kalau masalah ekonomi bukannya cukup, ortunya di rumah sakit kerja, anaknya guru," sesalnya.
Baca Juga: Gantung Diri di Cimindi Ternyata Sering Terjadi, Tahun 2023 Lalu Pria Lansia 59 Tahun
Akan tetapi, masih belum diketahui pasti apakah korban benar-benar seorang guru atau bukan sebagaimana unggahan tersebut.
Sementara, Perwira Pengawas Polsek Andir, Iptu Ano Somarno mengatakan, kasus tersebut saat ini ditangani Polrestabes Bandung.
"Identitas didalami oleh Inafis Polrestabes Bandung," katanya.
Kendati demkian, Ano masih belum mengungkap identitas pria tersebut.
Hanya saja, berdasarkan pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kendati sekalipun korban ditemukan mengantung dengan mata dan mulut ditutup lakban hitam.
"Tidak ada tanda kekerasan kelihatannya, kita masih penyelidikan," beber dia.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria dengan pakaian hitam dan celana hitam menggantung leher terikat tali di atas Flyover Cimindi.
Baca Juga: Ini Kata Polisi Terkait Penemuan Pria Tewas Tergantung di Flyover Cimindi
Peristiwa itu sontak memicu kehebohan warga dan pengendara yang kebetulan melintas di lokasi.
Sementara dalam video lainnya, terlihat sejumlah petugas tengah berupaya mengevakuasi korban dari atas ketinggian.
Salah seorang petugas terlihat menggunakan tali turun untuk meraih korban.
Selanjutnya, setelah mengikat dan menahan tubuh korban dengan menggunakan kakinya, ditarik ke atas menggunaka alat berat.
Dari hasil pemeriksaan polisi pula, didapati sebuah surat wasiat.
Baca Juga: Pria yang Ditemukan Tewas Gelantungan di Flyover Cimindi Terkesan Janggal, Diduga Korban Pembunuhan
Surat wasiat tersebut ditemukan polisi di dekat lokasi korban menggantung.
Surat wasiat dimaksud diduga ditulis oleh korban di atas sobekan kardus.
Dalam surat tersebut, korban meminta agar jenazahnya diantarkan ke sebuah rumah sakit tempat orangtuanya bekerja.
Dia juga menyebutkan nama dan identitas orangtuanya yang bekerja di rumah sakit tersebut.
"Tolong anterin ke RS _______. Orang tua saya kerja di sana. AN Bapak ____ ____ dan Ibu _____ _____" demikian isi surat wasiat tersebut.
Sampai berita ini ditulis, belum diketahui pasti alasan korban melakukan bunuh diri.***




