POJOKSATU.id - Di tengah persaingan usaha peternakan dan dominasi pasar besar, perjuangan membantu petani ternak lokal terus dilakukan oleh Pipit Farm di Bogor.

Usaha yang dikelola Nur Fitri Ramadani atau Pipit itu bukan sekadar menjual hewan kurban.

Lebih dari itu, Pipit Farm hadir untuk membantu para petani dan peternak kecil memasarkan hewan ternak mereka agar memiliki akses pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Magang Gratis Dapat Sertifikat Kompetensi, Ini Kegunaannya, Peserta Diminta Tunjukkan Kualitas

“Bagi saya para peternak adalah mitra. Mulai dari petani kecil hingga peternakan besar, alhamdulillah sekarang semua sudah saling berjejaring,” kata Pipit, Senin (5/5/2026).

Bangun Jaringan hingga ke Pelosok Kampung
Untuk membangun jaringan pemasaran hewan ternak, Pipit mengaku harus mendatangi banyak daerah hingga pelosok perkampungan dan wilayah berbukit yang jauh dari pusat kota.

Ia memahami kondisi petani ternak yang sering kesulitan menjual hewan dengan harga layak, terutama menjelang Iduladha ketika persaingan pasar semakin ketat.

Baca Juga: Rekomendasi 6 Sepatu Lokal Harga 200 Ribuan, Kualitas Gak Kaleng-kaleng, Stylish dan Nyaman Buat Harian

Karena itu, Pipit Farm mencoba menjadi penghubung antara peternak dan konsumen agar hewan ternak milik petani bisa lebih mudah dipasarkan.

Jejaring yang dibangun Pipit Farm pun cukup luas, mulai dari kandang peternakan besar, petani kecil mandiri, hingga pengelolaan ternak milik kampus di wilayah Bogor.

“Kadang kebutuhan konsumen memang berbeda. Ada yang menyesuaikan dengan budget, ada juga yang membutuhkan hewan ukuran tertentu,” ungkapnya.

Baca Juga: Viral Sepatu Sekolah Rakyat, Gus Ipul Buka Rincian Biaya Pengadaan Sepatu, Segini Harganya

Menurut Pipit, menjaga kualitas hewan kurban menjadi hal paling penting.

Semua hewan yang dipasarkan harus memenuhi syarat syar’i, mulai dari kesehatan, usia, hingga kondisi fisik.

“Semua hewan harus sesuai syarat syar’i. Hewan harus sehat, tidak cacat dan cukup umur. Saat hendak disembelih, transaksi harus sudah diselesaikan, sehingga saat berkurban hewan sudah penuh menjadi milik konsumen,” jelasnya.

Baca Juga: Kabar Gembira ASN, Gaji Ke-13 PNS hingga PPPK Siap Dicairkan Juni 2026

Sediakan Beragam Jenis Sapi dan Domba
Selain menyediakan domba berbagai jenis seperti Garut, Priangan, Dopper, dan Moreno, Pipit Farm juga menyediakan hewan kurban sapi dari berbagai jenis unggulan.

Jenis sapi yang tersedia antara lain Limousin, Simmental, Bima, Peranakan Ongole (PO), Brahman, hingga sapi Bali dengan bobot yang beragam, mulai dari sekitar 200 kilogram hingga lebih dari 900 kilogram.

Dengan jaringan yang dimiliki, Pipit Farm berusaha menjaga harga tetap lebih terjangkau agar konsumen bisa berkurban dengan lebih mudah, sementara petani tetap mendapatkan pasar yang layak.

Baca Juga: Banyak Kasus Berhenti di Tengah Jalan, LBH APIK Gelar Lokakarya Penguatan Layanan Korban Kekerasan Seksual Bersama FH UMSU

Bantu Peternak dengan Sistem Penjualan Modern
Menariknya, Pipit Farm juga mulai memanfaatkan sistem pemasaran online untuk membantu peternak menjangkau konsumen lebih luas.

Melalui nomor 0816-1769-9967, konsumen yang tidak sempat datang ke kandang tetap bisa memilih hewan melalui video dan hasil penimbangan yang dikirimkan lewat WhatsApp.

Penimbangan hewan dilakukan real, bukan perkiraan. Ini yang membuat pemasarannya juga berbeda dari penyedia hewan ternak lainnya.

“Usai penimbangan hewan, kami sudah siapkan ciri dengan memasang ear tag dan memberi penomoran pada hewan yang sudah dipilih konsumen. Konsumen tinggal menunggu pengiriman di rumahnya,” tutur Pipit.

Baca Juga: TPG Guru Non ASN Pesantren Mulai Cair, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemenag

Pipit Farm juga memberikan layanan pengiriman gratis untuk wilayah Jabodetabek agar pembeli lebih mudah mendapatkan hewan kurban.

Tak hanya menjual hewan, Pipit juga membuat program tabungan kurban tahunan bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan ibadah kurban sejak jauh hari.

Di tengah tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan usaha, perjuangan inspiratif ini menjadi sangat menguntungkan bagi petani lokal.

Upaya membantu petani ternak lokal seperti yang dilakukan Pipit Farm menjadi gambaran bahwa usaha kecil tetap bisa bertahan ketika dibangun dengan jaringan, kepercayaan, dan kepedulian terhadap sesama peternak. ***