POJOKSATU.id, PALEMBANG – Korban meninggal kecelakaan bus ALS nomor pintu 346 yang bertabrakan dengan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel, kembali bertambah.
Korban kecelakaan bus tujuan Semarang-Medan itu kini menjadi 17 orang sesudah korban yang menderita luka bakar 90 persen, M Fahrul Hubaidi (32) meninggal pada Jumat (8/5) di RSUD Rupit.
Kasatlantas Polres Muratara AKP M Karim, Jumat (8/5) mengatakan bahwa korban M Fahrul Hubaidi warga Tegal, Jawa Tengah, meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Polisi Ungkap Mobil Listrik Tertemper KRL di Bekasi Timur Sudah Tempuh Jarak 24.000 Kilometer
Korban sempat dirawat secara intensif di ruang ICU RSUD Rupit karena mengalami luka bakar sekitar 90 persen.
"Korban atas nama Fahrul Hubaidi meninggal dunia pada pukul 11.00 WIB saat menjalani perawatan di RSUD Rupit," kata dia dilansir Antara, Jumat (8/5/2026).
Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri menemukan total 17 jenazah atau 17 bagian tubuh dari korban kecelakaan bus ALS.
Dimana 17 bagian tubuh ini berasal dari 16 kantong jenazah yang diterima di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang Kombes Budi Susanto mengatakan penemuan tersebut didapat setelah tim melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh kantong jenazah korban.
"Pada hasil penelusuran dan pendalaman hari ini, kami menemukan 17 body part atau tubuh jenazah dari 16 kantong jenazah," kata Budi Susanto.
Dia menjelaskan, dalam satu kantong jenazah, ditemukan dua bagian tubuh yang saling menempel di area ketiak, sehingga jumlah korban bertambah setelah dilakukan rekonsiliasi.
Satu bagian tubuh tambahan tersebut diduga merupakan anak berusia di bawah lima tahun.***




