POJOKSATU.ID – Kasus oknum Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten kian memanas.

Seperti diketahui, belum lama ini telah terjadi kegaduhan yang dilakukan oknum ormas PP terhadap guru TK.

Yang mana, kedua pelaku ini mengancam para guru TK menggunakan senjata tajam (sajam) di depan murid.

Baca Juga: Nasib Tiga Kategori Tenaga Honorer yang Akan Dirumahkan Mulai Tahun 2025! Apakah Kamu Termasuk?

Kendati demikian, tindak kriminal yang dilakukan oknum ormas ini berakhir ditangkap oleh aparat kepolisian.

Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook pada Sabtu (15/2/2025).

Dalam unggahannya, kedua pelaku ini telah diamankan oleh aparat penegak hukum usai melakukan tindak pidana.

Baca Juga: Dukung HPN, EWF Cirebon Soroti Pentingnya Pers di Era Digital

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya terkait insiden yang telah meresahkan warga setempat.

Arsya menuturkan bahwa para pelaku ditangkap tidak lama setelah aksi premanisme tersebut mencuat di media sosial.

“Semalam ditangkap. Jadi, tak lama dari kejadian itu, langsung kita identifikasi orang tersebut, ya ketahuan dan langsung kita cari dan dapat,” ucapnya.

Baca Juga: Tampilan Unggah Dokumen Bagi Guru PPG Madrasah dan PAI dengan Status Revisi Dalam Ajukan Proses PPG!

Kapolsek Cisauk ini juga menambahkan bahwa motif kedua pelaku bertindak demikian tidak lain perihal uang keamanan.

Yang mana, mereka tidak diberi uang keamanan oleh para korban hingga berujung melakukan pengancaman.

“Iya, motifnya karena tak dikasih (uang). Jadinya dia marah-marah sambil mengeluarkan pisau,” tandasnya.

Baca Juga: UPDATE PPG KEMENAG! Batas Waktu 17 Februari 2025 untuk Unggah Dokumen Bagi Guru Madrasah!

Seperti diketahui, insiden bermula ketika para pelaku meminta guru TK untuk memberi iuran lantaran telah beraktivitas di lingkungannya.

Diketahui, guru TK ini menggelar latihan marching band bersama para murid di salah satu perumahan Pamulang pada Jumat (14/2/2025).

Namun, para guru TK ini bersepakat untuk memberi iuran setelah sesi latihan marching band telah usai.

Baca Juga: Lowongan Kerja KIMIA FARMA Dibuka di 27 KOTA, Posisi Medical Representative untuk Lulusan SMK, D3 dan S1 Semua Jurusan, Segera Hingga 28 Februari

Kendati demikian, oknum ormas PP ini justru tidak terima dan berakhir membuat keributan di depan para murid.

Tidak hanya itu, para pelaku kriminal ini juga bertindak demikian di depan beberapa orang tua murid. ***