POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus mengenaskan kembali terjadi di kawasan Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat.
Seperti diketahui, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di KBB menjadi korban tindak kekerasan.
Yang mana, ASN bernama Calvin Chandra diketahui telah menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh istrinya sendiri.
Baca Juga: Kronologi Kasus Calvin Chandra, ASN di Bandung Barat Jadi Korban KDRT Sang Istri Hingga Babak Belur
Bukan main, Calvin yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan ini juga mengalami babak belur usai dianiaya pelaku.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X @Pelaripalsu pada Senin (20/1/2025).
Dalam unggahannya, Calvin dikonfirmasi menjadi korban KDRT yang berprofesi sebagai ASN di KBB.
“Korban bernama Calvin Chandra yang berprofesi sebagai ASN golongan III di Dispora Bandung Barat,” jelas di-caption.
Seperti diketahui, kejadian ini bermula ketika Calvin tidak hadir dalam bekerja tanpa keterangan apapun pada Rabu (8/1/2025).
Padahal, posisi Calvin di divisi aset sangat dibutuhkan untuk menjalankan operasional instansi KBB.
Baca Juga: Wangi Segar dari Bunga yang Sempurna untuk Parfum, Ciptakan Aroma yang Menenangkan dan Elegan!
Hal ini terus berlanjut hingga pada Jumat (10/1/2025) rekan kerja Calvin mendapat kabar bahwa dirinya tengah dalam kondisi sakit.
Sebagaimana yang diungkapkan Kadispora Bandung Barat Imam Santoso terkait kasus penganiayaan bawahannya.
Imam menuturkan bahwa dirinya baru mendapat kabar mengenai keberadaan Calvin melalui pesan dari pelaku KDRT.
“Calvin tidak masuk, kami kontak dia untuk keperluan validasi aset kan," ucapnya yang dikutip dari portal Pojoksatu.id.
"Namun, kemudian pada Jumat, ada whatsapp dari istrinya, ngomong bahwa Calvin sakit demam,” lanjutnya.
Alih-alih demikian, salah seorang rekan kerja Calvin justru menyebutkan bahwa korban sedang tidak dalam kondisi sakit.
Yang mana, rekan kerja Calvin ini mendapat kabar langsung dari korban KDRT bahwa dirinya sedang tertimpa sebuah masalah.
Baca Juga: UPDATE Kebakaran Plaza Glodok, Belasan Sampel DNA Diterima RS Polri dari Keluarga Korban yang Hilang
Tidak heran, pengakuan yang berbeda ini sontak membuat para rekan kerja Calvin curiga dengan kondisi sebenarnya.
“Calvin yang Whatsapp kepada Setiawan, bilang ada tragedi. Kami jadi bertanya-tanya. Dia juga bilang tidak pegang handphone dari kemarin,” jelas Imam.
Bukan main, para rekan kerja Calvin juga mendapat kabar bahwa korban tengah dalam kondisi yang memperihatinkan dengan sekujur luka lebam di wajah
Baca Juga: Membangun Desa Wisata Atau Membangun Mindset Terlebih Dulu?
Tidak heran, informasi ini membuat para rekan kerja Calvin bergegas mengunjungi kediamannya.
Hal ini guna mengetahui pasti penyebab Calvin mendapatkan sekujur luka di wajahnya hingga babak belur.
Terlebih, Calvin juga tidak hadir bekerja sebagai ASN di KBB selama beberapa hari tanpa surat keterangan yang jelas.
Diketahui, para rekan kerja Calvin juga memberikan kabar ke pihak keluarga korban terkait kondisi yang dideritanya.
Alhasil, para rekan kerja Calvin berkunjung ke kediamannya bersama dengan beberapa anggota keluarganya.
Setibanya di rumah, staf hingga pihak keluarga Calvin sontak meminta penjelasan terkait kondisinya.
Baca Juga: Tiga Serangkai
Dengan penjelasan yang terbata-bata, Calvin mengaku bahwa dirinya menjadi korban KDRT oleh sang istri.
Alhasil, pihak keluarga yang mengetahui hal ini sontak melaporkan kasus Calvin ke aparat kepolisian.
Hingga kini, kasus tersebut tengah ditindaklanjuti oleh pihak keluarga Calvin guna mencari keadilan yang setimpal. ***



