POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Dedi Mulyadi membuat heboh dengan kabar pengunduran diri dari Partai Golkar tepat di masa pendaftaran bakal caleg.
Kabar itu cukup mengejutkan lantaran selama ini Dedi Mulyadi dikenal cukup loyal dan jadi salah satu penyumbang suara cukup besar bagi Partai Golkar di Jawa Barat.
Kabar pengunduran diri Dedi dari Golkar ramai setelah beredar surat pengunduran diri sejak Rabu (10/5/2023) malam.
Di sisi lain, sebelum kabar itu beredar, tidak ada permasalahan atau hal lain yang cukup mengganjal tentang Dedi dan Golkar.
Dilihat pojoksatu.id dari akun Instagram pribadinya, Dedi pun masih cukup aktif sebagaimana biasanya.
Namun ada unggahan Kang Dedi yang diberikan keterangan bahwa dirinya akan memilih untuk menutup telinga pada ocehan yang tidak berguna.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Bilang 'Moal Waka Komentar', PDIP Ungkit Peristiwa di Tahun 2013
Unggahan itu dibuat pada Sabtu (4/5/2023) lalu atau sekitar 4 hari sebelum kabar pengunduran dirinya dari Golkar beredar luas.
Sayangnya, tidak diketahui secara persis apakah unggahan itu berhubungan dengan situasi yang tengah ia hadapi di Partai Golkar atau tidak.
"Tutup telinga dari ocehan tak berguna. Dengarkan lagu indah suara yang bikin ngangenin. Selamat bermalam minggu," tulisnya sebagaimana dikutip pojoksatu.id, Kamis (11/5/2023).
Sementara, melalui sambungan telepon Dedi juga enggan berkomentar banyak saat ditanya soal keputusannya itu.
Menurut Dedi, saat ini bukan waktu yang tepat untuk berbicara soal hal tersebut.
BACA JUGA: Panglima Munaslub Golkar 2017 Mundur Dari Partainya? Ini Jawaban Dedi Mulyadi
"Moal waka komentar (belum saatnya berkomentar)," singkat Dedi Mulyadi, melalui sambungan telepon seluler.
Sementara, kabar yang beredar menyebutkan bahwa Dedi Mulyadi mundur dari Partai Golkar karena terganjal soal aturan maju sebagai caleg melalui Partai Golkar.
Disebutkan bahwa Dedi pun memilih bergabung dengan PDIP.
Menanggapi hal itu, Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono enggan berkomentar banyak.
Hanya saja, Ono mengungkap bahwa sejatinya Dedi Mulyadi juga pernah mundur dari Partai Golkar pada 2013 lalu.
BACA JUGA: Usai Temui Ridwan Kamil, Golkar Jabar Bakal Beri Keterangan Soal Pengunduran Diri Dedi Mulyadi
Ono juga membeberkan alasan Dedi Mulyadi mundur dari Golkar saat itu karena ingin maju ke DPR RI melalui PDIP.
"Kalau Dedi Mulyadi mundur dari Golkar itu sudah dari 2013. Pernah. Dan pernah juga ingin masuk PDIP saat itu," ungkap Ono Surono ditemui di KPU Jabar, Kamis (11/5/2023).
Ono juga enggan berkomentar lebih jauh soal kabar Dedi Mulyadi akan bergabung dengan PDIP.
Hanya saja, anak buah Megawati Soekarnoputri itu mengaku sudah mendengar Dedi yang dikabarkan akan bergabung dengan partai berlambang kepala banteng itu.
"Kita tunggu saja benar tidak apakah memang seperti dulu isunya, ingin masuk tapi ternyata tidak," jawabnya (Guruh/Pojoksatu)
Konten dan berita menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News




