POJOKSATU.id, JAKARTA-- Asam sulfat (H2SO4) bisa menjadi bahan berbahaya jika tak ditangani dengan hati-hati terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.

Asam sulfat adalah asam yang sangat kuat dan mudah bereaksi dengan air. Zat ini mudah bereaksi pada suhu tinggi dengan banyak logam, karbon, belerang, dan zat lain.

Asam sulfat adalah salah satu zat kimia yang sering digunakan dalam berbagai industri seperti pembuatan pupuk, baterai, dan deterjen.

Zat ini mampu membakar bahan organik seperti kayu, kertas, dan gula.

Asam sulfat adalah asam yang bersifat korosif. Zat ini dapat merusak kulit dan mata apabila ada kontak langsung.

Baca Juga: KPU Telah Menetapkan 53 Daftar Nama Caleg Kabupaten Bogor Partai Buruh

Dan apabila menghirup asam sulfat dapat mengakibatkan erosi gigi dan iritasi saluran pernapasan.

Meminum asam sulfat juga akan membakar mulut dan tenggorokan serta menciptakan lubang di perut.

Luka bakar dalam kasus ini mengacu pada luka bakar kimia bukan luka bakar fisik akibat kontak dengan benda panas.

Luka bakar kimia berupa kerusakan jaringan dan perlu penanganan khusus.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa Teknil Sipil Politeknik Negeri Padang Teridentifikasi Tim DVI Meninggal Akibat Gunung Marapi

Perlu dicatat, asam sulfat murni yang tidak diencerkan tidak bisa ditemukan secara alami di Bumi.

Manfaat Asam Sulfat bagi Kehidupan

Selain sangat berbahaya bagi ibu hamil dan anak-anak, asam sulfat juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam manufaktur, pengolahan makanan, dan pengelolaan limbah.

Berikut beberapa manfaat penggunaan asam sulfat bagi kehidupan sehari hari dilansir dari echemi.com pada Rabu (5/12/2023).


1.Manufaktur

Asam sulfat digunakan untuk memproduksi pupuk, obat-obatan, dan pelarut. Juga membantu pembuatan barang-barang seperti kaca dan baja.

Baca Juga: Ujian Sebentar Lagi! Kumpulan Kisi-Kisi IPA Untuk Siswa Kelas 4 SD Belajar di Rumah

Salah satu penggunaan paling umum yaitu membantu mengurai bahan-bahan tertentu seperti semen atau batuan.

2.Pengolahan Makanan

Banyak yang mungkin tidak menyadari bahwa asam sulfat digunakan dalam pengolahan makanan.

Ini membantu mengurai dinding sel sayuran dan buah untuk membuatnya lebih mudah dicerna.

Asam sulfat juga dapat membantu mengawetkan makanan dengan membunuh bakteri atau jamur sebelum mereka dapat tumbuh pada produk makanan.

Baca Juga: Auto Cepat Centang Biru! Deretan 6 Rekomendasi HP yang Cocok untuk Buat Konten Vidio, Kualitas Bagus Harga Terjangkau

3.Pengelolaan Limbah

Banyak sampah yang dibuang di tempat pembuangan sampah berasal dari proses manufaktur, mengandung bahan berbahaya termasuk asam sulfat.

Asam sulfat sering digunakan dalam proses ini karena membantu menetralisir bahan organik dan mencegah pelepasan gas beracun.

4.Produksi Kimia

Asam sulfat digunakan dalam proses pulp untuk membuat kertas.

Baca Juga: Update Korban Tewas Gunung Marapi, 23 Orang Ditemukan Tak Bernyawa, 16 Sudah Teridentifikasi

5.Farmasi

Obat-obatan seperti obat anti-kanker dan pereda nyeri sering mengandung asam sulfat. Industri makanan juga menggunakan asam sulfat dalam bahan pengawet untuk mencegah kerusakan dan mempertahankan warna, rasa, dan tekstur makanan.

6.Pertanian

Asam sulfat digunakan untuk membuat pupuk yang digunakan dalam pertanian. Pupuk ini dibuat dengan mengekstrak asam fosfat dari batuan fosfat dan mengolahnya dengan asam sulfat.

Demikian beberapa bahaya asam sulfat bagi manusia, terutama ibu hamil dan anak-anak. Namun di sisi lain, asam sulfat juga memiliki banyak kegunaan bagi manusia.***