POJOKSATU.ID - Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjadi perbincangan hangat publik usai dirinya mengkritik Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Hasan Nasbi mengingatkan agar Menkeu Purbaya untuk tidak menyentil pejabat lain di ruang publik.

Gaya komunikasi Menkeu Purbaya tersebut dianggap hanya akan melemahkan solidaritas pemerintah.

Baca Juga: BUMD dan Kejari Kota Bekasi Tandatangani PKS Tentang Perdata dan TUN

"Sesama pemerintah enggak bisa baku tikam terus-menerus di depan umum, karena itu akan melemahkan pemerintah," ungkap Hasan Nasbi, Minggu 26 Oktober 2025.

Saling serang di ruang publik antar pejabat juga akan membuat negatif citra pemerintahan.

Menurutnya, akan lebih baik jika saling kritik tersebut terjadi di ruang tertutup, semua hal bisa dilakukan.

Baca Juga: Satu Persatu Tetangga Melda Safitri Ikut Raih Kesuksesan, Mulai Manajer Hingga Ibu Koyok Dapat Umroh

"Kalau mau baku tikam di ruang tertutup, mau saling koreksi, mau saling marah-marah, mau saling debat," ujarnya.

Akan tetapi, penyataan loyalis Jokowi ini ditentang sejumlah netizen yang justru menginginkan keterbukaan agar transparan.

Sampai akhirnya terjadi asumsi liar di tengah perdebatan netizen di jagat maya, harta kekayaan Hasan Nasbi kembali jadi sorotan.

Baca Juga: Pemkab Bandung Disambangi Delegasi BRAC International, Kerja Sama Didorong untuk Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, kekayaannya mencapai Rp41,3 miliar.

Sumber hartanya berasal dari 9 aset properti yang tersebar di Jakarta Selatan, Bekasi, Bogor, Cianjur, dan Sijunjung dengan total mencapai Rp13,9 miliar.

Kemudian ada 6 kendaraan berupa mobil dan motor yang didaftarkan olehnya ke LHKPN dengan total Rp9,5 miliar.

Baca Juga: Berikut Empat Layangan Khusus Adu Ketangkasan, Ada Layangan Khas Jawa Barat 'Leuleus Liat'

Di antaranya mobil BMW X5, Honda HRV, Toyota Hiace, Mini Cooper, Mercedes Benz G63, dan motor Honda Beat.

Ada juga kas dan setara kas senilai Rp17,6 miliar serta harta lainnya sebesar Rp735 juta.

Dari total kekayaan bersihnya mencapai Rp41,3 miliar, Hasan Nasbi tercatat memiliki utang sebesar Rp575 juta.

Baca Juga: HRGA KIIC Karawang Gelar Seminar Ketenagakerjaan di Kampung Turis

Sementara itu, dalam pernyataannya yang viral di jagat maya, Hasan Nasbi menilai perbedaan pendapat di antara pejabat sangat wajar.

Apalagi mengenai kebijakan publik, tapi yang jadi masalah adalah ketika ada yang saling melemahkan.

Ia meyakini jika Menkeu Purbaya terus mempertontonkan gaya komunikasinya yang sering kali menyentil pejabat lain di ruanh publik, akan berdampak pada kepercayaan rakyat di masa depan.***