POJOKSATU.ID-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pencekalan 9 orang yang diduga terlibat dalam pusaran kasus tindak pidana korupsi Kementerian Pertanian.
Dari 9 orang itu, 4 di antaranya adalah Mentan nonaktif Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan tiga keluarganya yaitu istri SYL seorang dokter, Ayun Sri Harahap, anaknya yang anggota DPR bernama Indira Chunda Thita, dan cucu SYL, A Tenri Bilang Radisyah Melati.
Baca Juga: Mengungkap Misteri di Kampung Kuno, Sinopsis Film Horor Pet Sementery: Bloodliness
"Mereka yang dicegah agar tetap berada di dalam negeri sehingga KPK ingatkan untuk para pihak tersebut kooperatif mengikuti proses hukum," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, Sabtu 7 Oktober 2023.
Ali Fikri menuturkan kesembilan yang dicekal ke luar negeri itu sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.
"Mereka adalah para tersangka dan pihak-pihak terkait lainnya dalam perkara tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Kursi Menteri Pertanian Bakal Diisi Orang Dekat Jokowi, Begini Analisa Ray Rangkuti
Berikut identitas sembilan orang yang dicekal KPK ke luar negeri terkait kasus dugaan korupsi di Kementan:
1. Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian RI.
2. Kasdi Subagyono, Sekjen Kementan RI.
3. Muhammad Hatta, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan RI.
4. Zulkifli, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementan RI.
5. Tommy Nugraha, Direktur Pupuk dan Pestisida Kementan RI.
6. Sukim Supandi, Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kesekjenan Kementan RI.
7. Ayun Sri Harahap, Dokter.
8. Indira Chunda Thita, Anggota DPR RI.
9. A Tenri Bilang Radisyah Melati Pelajar/Mahasiswa.
Baca Juga: Sinopsis Film Ditto, Kisah Romantis Remaja yang Hidup di Zaman yang Berbeda
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sudah berstatus tersangka korupsi.
Mahfud mengaku sudah lama mendapatkan informasi itu dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun, ia enggan membeberkan detail soal penetapan status tersebut.
"Bahwa dia sudah tersangka, ya saya sudah dapat informasinya. Malah sejak kalau eksposnya itu sudah lama tahu tersangkanya, tetapi resminya tersangkanya itu sudah dikeluarkanlah," kata Mahfud di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 4 Oktober 2023. ***



