POJOKSATU.ID – Belakangan, viral di media sosial yang memperlihatkan aksi mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) saling cium.

Diketahui, aksi amoral tersebut terjadi saat Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (Himateta) menggelar ospek.

Di mana, target ospek yang dikemas dalam bentuk perpeloncoan itu ditujukan kepada para mahasiswa baru Unsri, terkhusus Jurusan Teknik Pertanian.

Baca Juga: BMKG Sebut Gempa Beruntun di Sukabumi Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Tidak heran, fenomena memalukan itu turut ditanggapi langsung oleh pihak Unsri yang berujung membentuk tim investigasi.

Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media antaranews.com pada Selasa (23/9/2025).

Dalam artikelnya, tanggapan itu disampaikan Alfitri selaku Sekretaris Unsri dalam kasus perpeloncoan tersebut.

Baca Juga: Resmi! Gaji Guru dan ASN Naik Mulai Tahun Depan lewat Perpres 79 2025

Yang mana, Alfitri menyampaikan bahwa pihaknya akan menindak tegas pihak terkait sesuai dengan ketentuan hukum berlaku.

Diketahui, tindak lanjut itu akan dijalankan berdasarkan otoritas Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Unsri.

“Jika terjadi pelanggaran seperti tersebut, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Unsri,” terangnya.

Baca Juga: Polres Karawang Dukung Suksesnya Gebyar Paten Karawang Timur

“PPKPT Unsri akan melakukan investigasi terhadap pelaku perundungan,” lanjut Alfitri dalam laporan.

Lebih lanjut, Himateta selaku penanggung jawab aksi perpeloncoan tersebut dikabarkan sudah dikenakan sanksi.

Di mana, sanksi yang dikenakan terhadapnya, yakni tidak diperbolehkan menggelar kegiatan selama kurun waktu satu tahun.

Baca Juga: DOWNLOAD FILE PDF CONTOH SOAL Bilangan Bulat Kelas 7 SMP Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan

Usut punya usut, mahasiswa yang baru saja masuk di Unsri itu ternyata tidak hanya dipaksa saling cium oleh kakak tingkat.

Melainkan, mereka disebut juga diajak berkelahi secara fisik oleh sejumlah senior saat aksi perpeloncoan ospek digelar.

“Soal rambut dipotong kami tidak masalah. Tapi kalau sampai disuruh ciuman itu sudah menyimpang," ujar informan yang dikutip dair portal Pojoksatu.id.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov

Silahkan baca artikel dengan nuansa serupa dari penulis: Muhammad Zafran

Demikianlah perkembangan kasus aksi perpeloncoan saat ospek terhadap mahasiswa baru Unsri yang dipaksa saling cium. ***