POJOKSATU.ID- Imbas Lift macet dan menyebabkan empat orang terjebak, pihak kepolisian dan pengelola gedung di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, masih menyelidiki penyebabnya.
"Kami setelah mendapatkan laporan, kami mengetahui ada empat orang yang terjebak saat lift macet. Kami masih mencari tahu apa penyebab lift itu macet, begitupun dengan pihak pengelola gedung," kata Kepala Seksi (Kasie) Humas Polsek Kemayoran Bripka Ricky Sihite di Kantor Polsek Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis 11/7.
Kepolisian sendiri langsung mengecek gedung setelah mendapatkan laporan dan berkoordinasi dengan pihak pengelola gedung terkait kronologi kejadian.
Baca Juga: Nil Maizar Benarkan Sandi Sute Eks Persija Bakal Perkuat PSMS Medan
"Kami langsung cepat menanggapi, kebetulan saya langsung koordinasi dengan pihak berwajib, apakah benar kejadian itu. Respon kita terhadap informasi ini, kita langsung cepat komunikasikan dengan pihak tersebut," ujarnya.
Ricky mengungkapkan, pada saat kejadian pihaknya tidak menerima adanya laporan lift macet di gedung tersebut.
Namun, lantaran informasi soal adanya lift macet di gedung Kawasan Kemayoran sempat ramai, pihaknya langsung mengecek lokasi bersama Unit Reserse Kriminal (Reskrim) dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Baca Juga: Nil Maizar Kantongi Enam Nama Pemain Asing yang Bakal Dipilih untuk Perkuat PSMS Medan
"Kita juga mengecek ke perwira pengendali pada saat tidak ada laporan, akhirnya kita cek ke tempat tersebut karena kebetulan depan kita. Kita cek ternyata mereka membenarkan adanya kejadian tersebut," katanya.
Selain itu, lanjut Ricky, pihaknya juga tidak mendengar adanya sirine saat mobil ambulans dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta dan Mobil Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) datang.
Sementara itu, pengelola gedung di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Prangga (35) mengatakan, kejadian pada Rabu (10/7) malam itu terjadi pukul 19.30 WIB dan pihaknya mendapatkan laporan pukul 20.30 WIB.
Baca Juga: 10 Info Penting Rangkuman Live Bu Nunuk 11 Juli, PPG Daljab 2024 Dimulai Pekan Depan, 60 Ribu Guru Siap-siap 16 Juli, Senin Launching Piloting
Setelah mendapatkan laporan, kata Prangga, pihaknya langsung berkomunikasi dengan tim kontrol dan tim teknisi untuk langsung mengevakuasi.
"Jadi sambil kita mengevakuasi kejadian untuk mengeluarkan empat korban yang lift-nya macet, kita juga menghubungi pihak damkar (pemadam kebakaran). Karena kan setelah menghubungi damkar ada proses datang ke lokasi, jadi kita sambil usaha terlebih dahulu," jelas Prangga.
Lebih lanjut, pihak gedung juga memastikan empat korban yang terjebak di lift sehat fisik dan psikis dengan melakukan pengecekan tensi dan menyiapkan oksigen.
Sementara pendingin ruangan (AC) dan lampu masih menyala saat lift mengalami gangguan.
Hingga saat ini, lift yang sempat macet itu masih belum beroperasi. Hal ini karena pihak pengelola gedung masih terus melakukan investigasi terkait penyebab sambil melakukan perawatan dan pengecekan terhadap lift-lift lainnya yang ada di gedung itu. ***



