POJOKSATU.id, ANGGOTA DPR RI yang juga pesinetron, Nafa Urbach turut mengunggah video permintaan maaf, Sabtu malam, 30 Agustus 2025.
Permintaan maaf itu diunggah tak lama setelah Eko Patrio dan Uya Kuya melakukan hal yang sama. Netizen meyakini ini dilakukan lantaran Nafa Urbach tak ingin rumah bernasib sama dengan kediaman Ahmad Sahroni.
Berbeda dengan dua rekan sesama artis itu, Nafa Urbach memilih meminta maaf dengan singkat. Namun, tetap tidak menyinggung soal jabatan atau berniat mundur sama sekali, meski hujatan netizen cukup banyak diterimanya.
Baca Juga: Resmi Cair! Ini Daftar Gaji Pensiunan PNS Golongan I dan II yang Dibayarkan Taspen September 2025
"Dengan segala kerendahan hati dan hormat begitu besar untuk masyarakat Indonesia, saya meminta maaf yang sebesar besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya yang menyakiti hati masyarakat Indonesia," ujarnya.
"Kiranya ada pintu maaf yang besar untuk saya dimaafkan. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyaralat Indonesia," ucapnya.
Anggota DPR RI Komisi IX ini jadi sorotan netizen usai secara terang-terangan mendukung tunjangan perumahan anggota Dewan Rp50 juta. Dia mengeluhkan soal berangkat kerja dan mengeluhkan macet, sehingga menilai tunjangan itu tepat.
Setelah mendapat hujatan massal, Nafa kemudian membuat keputusan untuk mengalokasikan gaji dan tunjangannya sebagai anggota dewan untuk masyarakat di daerah pemilihan (dapil) saat dirinya kampanye.
Netizen membanjiri kolom komentar postingan Nafa Urbach tersebut, dan menyebut permintaan maafnya dianggap telat. Karena, massa telah mendatangi rumah Ahmad Sahroni, bahkan Eko Patrio.
Warganet menilai Nafa Urbach meminta maaf bukan menyesali perkataannya soal tunjangan anggota dewan, melainkan merasa terancam dengan aksi massa.
Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
"Enggak butuh maaf kak, keluar kau dari DPR. Sudah cukup enggak ada fungsinya kau di situ, cuma bisa ngeluh macet," komen @_scorpiob*** di postingan permintaan maaf Nafa. ***



