POJOKSATU.id, BANDUNG—Identitas korban gantung diri atau bunuh diri di flyover Cimindi Kota Bandung seperti terungkap. Korban diduga guru SMK Sangkuriang 1 Cimahi mengajar Bahasa Indonesia.

Identitas korban sebagai guru SMK Sangkuriang mengajar Bahasa Indonesia kelas 10 ini disampaikan oleh akun Facebook @Ratu Sejagat, Jumat siang (28/6).

Untuk kebenaran info yang disampaikan akun ini perlu penyelidikan polisi dan juga konfirmasi dari sekolah yang bersangkutan.

“Kasian, guru di SMK Sangkuring ngajar Bahasa Indonesia kelas 10, bapaknya kerja di rumah sakit,” kata akun ini.

Baca Juga: Gantung Diri di Cimindi Ternyata Sering Terjadi, Tahun 2023 Lalu Pria Lansia 59 Tahun

“Karena apa masalahnya? Dan kenapa bunuh dirinya, mata ditutup dan mulutnya (ditutup),” katanya lagi.

“Kalau masalah cewek, cinta, kok segitunya. Kan ganteng. Kalau masalah ekonomi bukannya cukup, ortunya di rumah sakit kerja, anaknya guru. Kejadian di jembatan layang Cimahi Cimindi,” ujar akun ini Jumat siang hari ini.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (28/6) Perwira Pengawas Polsek Andir, Iptu Ano Somarno mengatakan, identitas pria gantung diri di flyover Cimindi itu masih dalam penyelidikan mereka.

"Identitas didalami oleh Inafis Polrestabes Bandung," katanya.

Tim Inafis Polrestabes Bandung belum membeberkan identitas yang bersangkutan.

Baca Juga: Kejadian Gantung Diri Flyover Cimindi Bikin Heboh, Pengakuan Korban Ortunya Kerja di RS Immanuel

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Tidak ada tanda kekerasan kelihatannya, kita masih penyelidikan," jelasnya.

Saat ini jasad korban sudah dibawa ke RS Sartika Asih karena akan diautopsi lebih dulu.

Kepolisian juga belum bisa memastikan mengenai penyebab kematian pria yang mengenakan sweater abu kehitaman itu.***