POJOKSATU.id, JAKARTA—Sebanyak 8 orang menjadi korban meninggal atau tewas dalam kericuhan demo yang berlangsung selama 4 hari di Indonesia.

Demo yang memanas sejak Kamis (28/8/2025) telah menelan korban jiwa sebanyak 8 orang dari kalangan sipil atau non aparat. Demo ini berlangsung ricuh hingga Minggu (31/8).

Untuk Senin 1 September 2025, demo juga masih berlangsung di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Taburan Dolar Pecahan 1.000 dari Brankas Ahmad Sahroni Bernilai Miliaran, Sekali Tukar Bisa Beli Motor

Berikut identitas dan pekerjaan delapan korban tewas imbas demo ricuh selama 4 hari di berbagai wilayah di Indonesia.

1. Affan Kurniawan usia 21 tahun bekerja sebagai ojek online di Jakarta

2. Sarinawati usia 26 tahun bekerja sebagai pegawai DPRD Kota Makassar

3. Saiful Anwar usia 43 tahun bekerja sebagai Plt Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar

4. M Akbar Basri usia 26 tahun bekerja sebagai pegawai DPRD Kota Makassar

5. Budi Haryadi usia 30 tahun bekerja sebagai anggota Satpol PP Kota Makassar

6. Rusmadiansyah usia 26 tahun bekerja sebagai ojek online di Kota Makassar

7. Sumari usia 60 tahun bekerja sebagai tukang becak di Solo atau Surakarta

8. Reza Shendi P usia 21 tahun bekerja sebagai mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta

Baca Juga: Akun Ahmad Sahroni Hilang, Warganet Serbu Syahroni Mantan Gelandang Timnas

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, Sabtu (30/8) menyatakan, berdasarkan data BPBD Makassar, dalam peristiwa kebakaran di gedung DPRD Kota Makassar, empat orang tewas, empat orang luka berat dan 3 luka ringan.

Empat korban tewas adalah Staf humas DPRD Makassar M Akbar Basri, rekannya Sarinawati (26), Syaiful (43) dan Rusmadiansyah (26) bekerja sebagai ojek online di Kota Makassar.***