POJOKSATU.ID – Hari ini Sabtu (9/8/2025) jasad Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) anggota TNI AD baru saja dimakamkan.

Dalam proses pemakaman, tampak isak tangis keluarga korban, terlebih ibu Prada Lucky yang melihat anaknya untuk terakhir kali.

Yang mana, Sepriana Paulina Mirpey selaku ibu prajurit muda tersebut masih tidak terima dirinya ditinggal pergi.

Baca Juga: 5 Puisi Sapardi Djoko Damono yang Tak Lekang oleh WaktuBaca Juga: 5 Puisi Sapardi Djoko Damono yang Tak Lekang oleh Waktu

“Mama belum terima nak, mama tidak terima kamu pergi seperti ini,” jelasnya yang dikutip dari portal Antaranews.com.

Tidak hanya sang ibu, ayah Prada Lucky juga tampak kesal melihat anaknya meninggal dunia dengan cara tragis.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus kematian anaknya.

Baca Juga: Kodam Udayana soal Ayah Prada Lucky Ngamuk Imbas Kematian Anaknya: Itu Wajar

“Kami ingin ini diungkap seadil adilnya, kami ingin para pelaku dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas ayah korban, Serma Christian Namo.

Perlu diketahui, insiden ini diketahui mencuat saat Prada Lucky dikabarkan masuk rumah sakit pada Rabu (2/8/2025).

Sebab, anggota TNI AD itu tengah dalam kondisi yang memprihatinkan dengan sekujur luka di tubuh.

Baca Juga: KUMPULAN SOAL Bahasa Inggris Kelas 9 SMP Semester Ganjil, Latihan Pemahaman Teks dan Ekspresi Sehari-hari

“Di tubuhnya terdapat luka lebam, sayatan, dan dugaan bekas kekerasan fisik,” jelas dikutip dalam laporan.

Namun, Prada Lucky mendapatkan perawatan medis di RSUD Aeramo itu justru tidak dapat ditolong lagi.

Dikarenakan, empat hari setelahnya, yakni Rabu (6/8/2025) dirinya dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhir.

Baca Juga: KSTI 2025: Brian Yuliarto Dorong Hilirisasi dan Talenta Nasional untuk Perkuat Ekonomi Berbasis Pengetahuan

Mengetahui hal ini, jasad Prada Lucky pun langsung diterbangkan ke kampung halaman yang berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setibanya di kampung halaman, jasad anggota TNI AD itu langsung ditindaklanjuti keluarga dengan cara di-autopsi.

Sebab, kematian putra emasnya itu dinilai sangat janggal lantaran mendapatkan sekujur luka di tubuh. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov