POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) anggota TNI AD.
Seperti diketahui, Prada Lucky berakhir meninggal dunia diduga dianiaya para seniornya saat di barak.
Terkait adanya dugaan penganiayaan, Sepriana Paulina Mirpey, ibu Prada Lucky turut mengonfirmasi hal tersebut.
Baca Juga: Umur Baru
Yang mana, Sepriana Paulina Mirpey menuturkan bahwa anaknya sempat dipukul dan dicambuk oleh pelaku hingga koma.
Sebagaimana halnya dikutip Pojoksatu.id dari portal media antaranews.com pada minggu (10/8/2025).
Dalam artikelnya, ibu Prada Lucky menyampaikan hal tersebut berdasarkan pengakuan dari anaknya sendiri.
Baca Juga: Apa Itu Golden Ratio? Simbol Matematika yang Ada Dalam Estetika Alam dan Desain
Berdasarkan pernyataannya, prajurit muda tersebut sempat menghubungi ibunya terkait kondisi yang sedang dialaminya.
“Mama saya dipukul, saya dicambuk, saat dia lari ke rumah mama angkatnya di Nagekeo dengan tubuh sudah terluka,” ucap Sepriana.
Tidak lama setelah mendapat kabar tersebut, Sepriana yang terlanjur khawatir sontak bergegas ke tempat penugasan putranya.
Namun, setibanya di sana, ibu Prada Lucky justru dikejutkan dengan kondisi anaknya yang sedang dalam keadaan kritis.
“Saya lalu berangkat ke sana dan menemukan anak saya dalam keadaan koma,” terangnya dalam laporan.
Diketahui, kasus ini juga turut ditanggapi oleh anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman.
Baca Juga: Bupati Imron Sindir Ketua KONI Kab Cirebon
Yang mana, Herman mendesak pihak berwenang agar mengusut tuntas kasus kematian Prada Lucky.
Tidak hanya itu, setiap proses hukum yang akan dijalankan disebut anggota DPR RI ini juga harus transparan.
Sebab, transparansi dalam penanganan kasus kematian korban sangat berdampak terhadap kepercayaan publik ke depannya.
Baca Juga: Ditetapkan Tersangka, Rumah Aspirasi H. Satori Sepi
“Kalau bisa penyebab kematiannya diusut secara tuntas sebab-sebab kematian anggota TNI itu,” jelasnya.
“Siapapun yang terlibat harus diusut tuntas. Kita harapkan hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya,” lanjutnya. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



