Husen Tertawa Ungkap Alasan Mutilasi Bos Galon di Tembalang, Dimutilasi saat Masih Hidup
POJOKSATU.id, SEMARANG - Muhammad Husen, pelaku pembunuhan dan mutilasi bos galon di Semarang membuat pengakuan mengejutkan tentang perbuatannya yang penuh kesadisan.
Akan tetapi, Husen menceritakan hal itu dengan tersenyum dan tidak ada sedikitpun wajah penyesalan atau rasa bersalah.
Dengan detil Husen menceritakan alasan kenapa dirinya membunuh dan mutilasi bos galon kemudian mengecornya.
Untuk diketahui, Husen (28) berhasil ditangkap polisi setelah penemuan jenazah korban mutilasi dicor.
Mulanya, warga sekitar mencium bau busuk menyengat di depo air minum isi ulang tersebut yang lantas melaporkan ke polisi.
Usai dilakukan pengecekan, polisi menemukan adanya jasad yang dicor di tembok depo air minum isi ulang tersebut.
BACA JUGA: Begini Sosok Husen yang Habisi Bos Galon Semarang, Sempat Senang-senang Dulu Pakai Uang Korban
Korban diketahui bernama Irwan Hutagalung yang merupakan pemilik depo air minum di Tembalang, Semarang.
Usai membunuh dan memutilisi korban, Husen lalu mengecor jenazah korban yang sudah terpotong-potong di tembok ruko.
Sambil sesekali tersenyum Husen menceritakan ia menghabisi Irwan karena dendam kerap diomeli dan dipukuli oleh korban.
Dia bahkan mengungkap bahwa pemotongan setiap bagian tubuh korban itu mewakili perbuatan yang pernah dilakukan korban terhadap dirinya.
"Makanya yang saya potong kepalanya bukan mulutnya," papar Husen.
BAC JUGA: Fakta Lain Dibalik Pembunuhan dan Mutilasi Mayat dalam Koper Merah
Selain memotong kepala, Husen juga memotong tangan Irwan yang disebutnya sering digunakan untuk memukulinya.
Usai menghabisi nyawa korban dan memutilasi tubuh korban, Husen pun mengaku sama sekali tidak menyesal.
"Saya tidak menyesal karena dendam saya telah terlampiaskan," jelas Husen.
Ia menceritakan, pembunuhan dilakukan pada Jumat (5/5/2023) malam dengan memukulkan sebuah linggis ke kepala korban.
Setelah korban tersungkur dan tak berdaya, barulah ia memutilasi korban menjadi empat bagian.
BACA JUGA: Tolak Handjob, Pemicu Pasangan LGBT Ini Bertengkar Hebat, Hingga Akhirnya Dimutilasi
Terdiri dari tangan kanan dan kiri, kepala dan badan.
Selanjutnya, seluruh bagian tubuh korban itu dicor di tembok ruko depo air minum.
Usai menghabisi nyawa bosnya, Husen kemudian menceritakan semuanya kepada Iman, pemilik angkringan di dekat ruko depo air minum.
Akan tetapi saat itu Iman tidak mengecek kebenaran cerita Husen.
Sebelum menyerahkan diri, Husen juga lebih dulu mengajak Iman bersenang-senang pada malam kejadian.
BACA JUGA: Kisah Tragis Model Ternama China Abby Choi, Dimutilasi Mantan Suami, Potongan Tubuh Disimpan di Kultas
Sadisnya, Husen memotong-motong tubuh korban yang saat itu masih dalam keadaan hidup.
"Saat itu dia masih bernapas, ngorok-ngorok gitu suaranya," ungkap Husen enteng.
Husen juga menceritakan alasan kenapa dirinya sengaja tidak langsung menyerahkan diri ke polisi usai menghabisi korban.
"Kalau saya langsung meyerahkan diri ke polisi, keenakan polisinya," beber Husen sambil tertawa. (Guruh/Pojoksatu)
Konten dan berita menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News




