POJOKSATU.ID - Setelah beberapa hari dilanda panas terik yang menyengat, hampir seluruh wilayah Lampung dikejutkan dengan hujan yang mengguyur pada hari ini.
Pasca berhari-hari dilanda cuaca panas yang menyengat hampir seluruh wilayah akhirnya diguyur hujan deras.
Hujan yang dinantikan banyak orang ini membawa berkah tersendiri, namun di sisi lain juga menyimpan potensi bencana.
Hujan deras yang turun dengan intensitas tinggi memberikan kesejukan bagi masyarakat Lampung.
Baca Juga: Hercules Rosario Marshal Kawan Dekat Prabowo Kini Resmi Dukung Ridwan Kamil di Jakarta
Suhu udara yang sebelumnya terasa panas, kini menjadi lebih sejuk dan nyaman.
Selain itu, hujan juga membantu mengisi kembali cadangan air tanah yang sempat menipis akibat musim kemarau.
BMKG menunjukkan bahwa suhu rerata wilayah lampung berkisar 24-27 derajat dengan kelembapan udara hingga 70% hingga malam hari.
Namun fluktuasi suhu yang ekstrem, curah hujan yang tidak teratur, dan peningkatan frekuensi bencana alam seperti banjir dan kekeringan menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia.
Dampak perubahan cuaca ekstrem dapat memicu berbagai masalah kesehatan, antara lain penyakit menular.
Cuaca yang panas dan lembap dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri dan virus, sehingga meningkatkan risiko penyakit seperti diare, demam berdarah, dan penyakit kulit
Baca Juga: Muncul Isu Formasi PPPK Habis pada Gelombang 1, Gelombang 2 Tidak Kebagian? Berikut Penjelasannya
Hujan deras juga berdampak positif bagi lingkungan yang membantu membersihkan udara dari polusi, menyuburkan tanah, dan mendukung pertumbuhan tanaman.
Bagi para petani, hujan ini merupakan berkah tersendiri karena dapat membantu tanaman mereka tumbuh subur.***



