POJOKSATU.id, MEDAN—Kebakaran besar yang melanda pabrik sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso,Tanjung Mulia, Medan Deli, Kota Medan, terjadi Selasa malam (27/1) saat jam istirahat karyawan.

Human Resources Development (HRD) PT Garuda Mas Perkasa, Maya Novianty, mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran pabrik penghasil sandal merek Swallow ini.

Menurut, Maya Novianty, peristiwa kebakaran ini terjadi pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 21.50 WIB.

Baca Juga: Kesaksian Warga Sekitar Pabrik Sandal Swallow Medan, Api Membesar dari Belakang Disertai Ledakan

Saat awal mula kebakaran diketahui, karyawan sedang beristirahat, sehingga tidak ada pekerja yang berada di dalam gudang paling ujung lokasi awal mula api.

"Jadi, kan ada tiga gerbang, nih. Karyawan sudah pada keluar, yang kita dengar bahwasannya ada korban jiwa. Namun sejauh ini, tidak ada korban jiwa sampai hari ini," kata Maya Novianty kepada wartawan di Medan.

Menurutnya, karyawan yang bekerja didalam pabrik itu merupakan karyawan shift kedua. Tak hanya itu, ia menjelaskan gudang yang terbakar itu memang tidak dimasuki oleh karyawan.

Ia mengatakan sumber api sampai saat ini belum diketahui asal muasalnya. Namun api diduga berasal dari bagian gudang paling ujung di kompleks pabrik itu.

Baca Juga: Pabrik Sandal Swallow Medan Terbakar 10 Jam, Bangunan Pabrik Hangus dan Ambruk

"Dekat dari bagian sebelah di sana ya. Asap-asap itu ada dari sana. Kalau sumbernya, kita ya nggak tahu," tegasnya.

Sementara itu, warga sekitar pabrik memberikan kesaksian awal mula api yang membakar merek sandal yang terkenal merakyat dan disukai berbagai kalangan ini.

Api mulai terlihat sekitar pukul 22.12 WIB, Selasa (27/1). Api membesar dari belakang pabrik disertai ledakan-ledakan atau dentuman keras.

“Awalnya terdengar dentuman, lalu tiba-tiba api langsung membesar dari belakang. Baunya sangat menyengat, seperti karet ban yang dibakar massal. Warga langsung teriak kebakaran dan berhamburan keluar rumah,” ujar Ewin (45) warga sekitar pabrik.

Marsya, salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi, menceritakan terdengar ledakan dari pabrik yang terbakar.

"Suaranya keras sekali, ada ledakan berkali-kali dari dalam pabrik. Kami semua di sini langsung panik, apalagi api cepat sekali besarnya dan sudah mulai mendekat ke rumah-rumah," kata Marsya.***