POJOKSATU.id, TAPSEL—Camat Batang Toru Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut, mengungkap hingga Kamis (27/11) sekitar pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang mencapai 21 orang.
Selain di Batang Toru, korban jiwa banjir dan longsor di Tapsel juga terjadi di Kecamatan Sipirok satu orang, dan satu orang lagi korban meninggal ada di Kecamatan Angkola Barat.
Total korban meninggal dunia banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapsel hingga Kamis sore mencapai 23 orang.
Baca Juga: Update Terbaru Jumlah Korban Banjir Bandang Tapsel, 15 Orang Meninggal di Tiga Kecamatan
Camat Batang Toru, Martin, didamping Kepala Puskesmas Batang Toru, Elida Batubara, Kamis (27/11) menyebutkan bahwa hingga saat ini, jumlah korban tewas sebanyak 21 orang.
Dikatakan Camat, dari 21 jenazah yang ada di Puskesmad Batang Toru, 13 orang sudah dibawa oleh keluarga dan dimakamkan di beberapa tempat.
“Saat ini ada delapan mayat yang tinggal di ruang jenazah, tujuh diantaranya belum teridentifikasi. Satu dari delapan mayat akan dibawa pulang sore ini,” jelasnya.
Baca Juga: Siklon Senyar Picu Tiga Hari Bencana Beruntun di Sumut, 24 Warga Tewas, Ribuan Mengungsi
Untuk jumlah korban yang mengalami luka-luka sebanyak 113 orang di Kecamatan Batang Toru akibat banjir bandang Sungai Batang Toru tersebut.
Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih mendapat laporan kehilangan dari warga. Sehingga, besar kemungkinan jumlah korban tewas akan terus bertambah.
“Ada 6 posko yang sudah dibuka oleh pemerintah, salah satunya di Sopo Daganak,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari terhitung mulai Selasa (25/11) hingga 14 hari ke depan.***




