POJOKSATU.ID - Strategi hilirisasi kini menjadi pilar utama dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi nasional secara menyeluruh.

Dengan mengubah orientasi dari ekspor bahan mentah menjadi produk bernilai tambah.

Daerah dapat melepaskan diri dari ketergantungan pada fluktuasi harga komoditas mentah.

Prof. Mukhtar Latif dari UIN STS Jambi menyoroti bahwa pengolahan hasil alam yang optimal adalah kunci agar kekayaan sumber daya daerah tidak terbuang sia-sia.

Di tengah ketidakpastian global, kebijakan ini terbukti ampuh menjaga stabilitas ekonomi nasional yang mampu bertahan di angka 5,05 persen pada tahun 2024.

Baca Juga: Sudah Terbit SKTP? Simak Prosedur Penyaluran Tunjangan TPG Guru Berikut Ini!

Lebih dari sekadar membangun pabrik, hilirisasi harus mampu menciptakan ekosistem inklusif melalui peningkatan kualitas SDM, teknologi, dan pelibatan UMKM lokal.

Sinergi antara perusahaan besar dan pengusaha daerah melalui investasi ini terbukti memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

Provinsi Jambi sendiri menunjukkan keberhasilan nyata dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,00 persen, sebuah angka yang melampaui rata-rata nasional.

Keberhasilan ini diikuti dengan pencapaian sosial yang luar biasa, yakni penurunan angka kemiskinan menjadi 6,89 persen serta menyusutnya tingkat pengangguran.

Baca Juga: Jangan Cuma Ditunggu! Segera Cek 5 Data Penting Ini di Dapodik Agar Pencairan TPG Anda Aman!

Sebagai hub strategis di Sumatera, Jambi memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri turunan perkebunan dan pertambangan seperti biodiesel.

Pengembangan sektor hilir di tingkat rakyat bahkan diprediksi mampu mendongkrak pendapatan petani lokal secara signifikan hingga mencapai 40 persen.

Selain menciptakan lapangan kerja yang stabil, langkah ini menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Melalui kolaborasi kuat antara pemerintah, akademisi, dan swasta, Jambi kini siap bertransformasi menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru yang menginspirasi wilayah lain.***