POJOKSATU.id, JAKARTA - Anggota Tim Hisbab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Asadurrahman belum bisa memastikan awal Ramadhan 1444 Hijiriah jatah pada hari Rabu (22/3/2023) malam ini.

Menurut dia, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia masih dalam pantauan di 124 titik di seluruh Indonesia.

"Awal Ramadhan bisa malam ini bisa besok malam di seluruh wilayah Indonesia," kata Asadurrahman di Kantor Kemenag.

Asadurrahman mengatakan, untuk posisi hilal saat masih berbeda, seperti misalnya di Sumatera bagian barat sudah hampir 9 drajat. Sementara itu di wilayah Papua hampir 7 drajat.

"Di wilayah Indonesia saja untuk ketinggian hilal dari wilayah Papua itu hampir tujuh Drajat, Sumbar sudah 9. Kalau dilihat dari 7 Drajat, lama kita melaksanakan rukyat, atau ada yang dia atau ufuk,"

"Jadi kalau ada 7 Drajat kita melakukan pengamatan bisa kita amati 28 menit, kalau di Aceh lama sekali melakukan pengamatan observasi hilal. Mudah-mudahan ,di seluruh wilayah ini ada yang mudah di amati," sambungnya.

Kendati begitu, Asadurrahman mengatakan penentuan awal Ramadhan bakal disampaikan langsung oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas pada sidang isbat hari ini setelah sholat Maghrib.

"Kalau cuaca bagus insyallah akan banyak laporan di terima oleh kementerian agama dari berbagai lokasi pelaksanaan rukyat hilal. Awal Ramadhan akan disampaikan oleh Menteri Agama di sidang Isbat," ucapnya. (Mufit/Pojoksatu)