POJOKSATU.id, JAKARTA— Kecelakaan bus rombongan RS Bina Sehat di Jalan Raya Sukapura, Botoh, Lumbang, Probolinggo, Minggu (14/9) menyebabkan delapan orang tewas.

Salah satu korban meninggal adalah Hendra, cleaning service RS Bina Sehat yang tewas bersama istri dan anaknya yang masih kecil.

Selain korban tewas, sebanyak 44 orang lainnya mengalami luka-luka baik penumpang, sopir dan kernet bus PO Ind's 88 ini.

Direktur RS Bina Sehat Farida membenarkan kecelakaan bus yang dialami pegawainya.

Sebanyak delapan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember meninggal dunia.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Bus Bina Sehat di Probolinggo Tewaskan 8 Orang, Sopir Sebut Alami Rem Blong

"Mereka infonya turun dari Gunung Bromo setelah tasyakuran kelulusan S1," katanya dalam pesan singkat, seperti dikutip dari Antara, Minggu (14/9).

Para korban kecelakaan bus ini telah dibawa ke RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo dan RS Arrozi Probolinggo. Selain jenazah yang berada di RS M Saleh, ada juga jenazah di RSUD Tongas.

Sementara satu korban bernama Triko kondisinya belum stabil sehingga tetap dirawat di RSUD Tongas. Dua korban lainnya yang juga belum stabil masih dirawat di RS M Saleh.

Farida mengatakan pihaknya sudah tiba di RSUD dr M Saleh dan mengidentifikasi korban.

Baca Juga: Cerita Inspiratif Guru Pedesaan: Program Peningkatan Kualifikasi Akademik Wujudkan Impian Belasan Tahun

Identitas korban yang meninggal dunia antara lain :

1. Hesty P, ahli gizi RS Bina Sehat

2. Arti, perawat HD RS Bina Sehat

3. Hendra, cleaning service RS Bina Sehat

4. Istri Hendra, cleaning service RS Bina Sehat

5. Anak Hendra, cleaning service RS Bina Sehat

6. Bela Putri Nurjati, anak perawat Maria RS Bina Sehat

7. Identitas belum diketahui meninggal di lokasi kecelakaan

8. Identitas belum diketahui meninggal di rumah sakit

 Sementara Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira mengatakan dari data sementara yang mereka peroleh, jumlah penumpang bus ini lebih 50 orang.

"Jadi ini kalau jumlah dari manifesnya sesuai, kami lihat sementara ada 50 orang," kata Safiq saat dikonfirmasi.

Safiq menyebut para penumpang bus itu merupakan para keluarga tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember yang sedang dalam perjalanan wisata ke Bromo.***