POJOKSATU.ID – Pemerintah Indonesia mulai mempertimbangkan berbagai langkah untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya ketidakpastian pasokan energi global.
Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah penerapan work from home (WFH) atau kerja dari rumah serta kemungkinan skema empat hari kerja dalam sepekan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah saat ini tengah melakukan kajian terhadap berbagai alternatif kebijakan yang dapat membantu mengurangi penggunaan BBM, khususnya di sektor transportasi dan mobilitas pekerja.
Baca Juga: Layanan Keimigrasian Tutup Selama Libur Lebaran
Menurut Bahlil, ide tersebut muncul sebagai respons terhadap dinamika global yang dinilai tidak stabil, terutama setelah meningkatnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pasokan energi dunia.
“Di kita lagi sedang melakukan exercise untuk melihat berbagai alternatif kebijakan yang bisa digunakan demi kebaikan negara dan mendorong efisiensi pemakaian bahan bakar,” ujar Bahlil dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum mengambil keputusan final mengenai kebijakan tersebut.
Pemerintah masih mempelajari dampak serta efektivitas berbagai skema yang mungkin diterapkan.
“Belum ada keputusan yang pasti, karena dalam kondisi global yang tidak stabil seperti sekarang ini kita harus mencari berbagai alternatif,” jelasnya.
Wacana tersebut juga muncul setelah sejumlah negara di Asia mulai menerapkan kebijakan serupa untuk menekan konsumsi energi.
Beberapa pemerintah bahkan mengaktifkan kembali skema kerja jarak jauh bagi pegawai negeri maupun sektor swasta.
Di Thailand, misalnya, pemerintah meminta sebagian pegawai sektor publik yang tidak berada di layanan langsung untuk bekerja dari rumah.
Selain itu, penggunaan pendingin ruangan di kantor juga diatur agar lebih hemat energi.
Sementara itu di Filipina, pemerintah menerapkan kebijakan kerja empat hari di kantor bagi pegawai negeri.
Instansi diminta memilih satu hari kerja dari rumah atau memadatkan jam kerja menjadi empat hari dalam sepekan untuk mengurangi mobilitas.
Baca Juga: RESMI PPPK Paruh Waktu di Makassar Dapat THR 2026! Kapan Jadwal Pencairannya? Ini Kata BPKAD
Langkah serupa juga diterapkan di Pakistan dan Vietnam, di mana pemerintah mendorong pekerja melakukan aktivitas secara daring serta mengurangi penggunaan kendaraan bermotor guna menjaga ketahanan energi nasional.
Jika kebijakan serupa diterapkan di Indonesia, skema WFH dan pengurangan hari kerja diperkirakan dapat membantu menekan konsumsi BBM sekaligus mengurangi kemacetan di kota-kota besar.***




