POJOKSATU.id, SERANG-- Kasus mengenaskan kini kembali terjadi di ruang lingkup Pondok Pesantren (Ponpes) Bani Ma'mun Kobak, Serang, Banten.

Yang mana, salah seorang pimpinan Ponpes berinisial KH diduga telah melakukan tindak asusila berupa pencabulan.

Berdasarkan informasi yang beredar, dirinya disinyalir kuat sebagai pelaku pencabulan tersebut terhadap seorang santriwati.

Tidak heran, puluhan warga sontak tersulut amarah dengan menggeruduk Ponpes Bani Ma'mun Kobak tersebut.

Baca Juga: 4 Hari Sembahe Tertutup Longsor, Jalur Lalu Lintas Medan-Berastagi Dibuka Hari Ini

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @bacottetangga__ pada Senin (2/12/2024).

“Diduga terjadi pencabulan santriwati, Pondok Pesantren (Ponpes) atau Padepokan Bani Ma’mun Kobak di Kampung Badak diporak poranda amukan warga,” jelas di-caption.

“Peristiwa perusakan diduga pimpinan ponpes melakukan pencabulan santriwati yang belajar di Ponpes tersebut,” lanjutnya.

Diketahui, kasus tersebut terkuak lantaran adanya laporan korban yang diperlakukan tak pantas oleh pimpinan Ponpes.

Mengetahui hal ini, tidak hanya puluhan warga yang bertindak melainkan aparat kepolisian juga mengambil sikap tegas.

Baca Juga: Ridwan Kamil Keok Jokowi Tekor, Rocky Gerung : Jakarta Tak Bisa Lagi Dipermainkan Manipulatif

Namun sebelum pelaku diamankan oleh pihak kepolisian, para warga sempat melancarkan serangan.

Yang mana, para warga yang diikuti oleh pihak keluarga korban membakar dua gazebo milik Ponpes Bani Ma'mun Kobak.

Tidak hanya itu, mereka juga menghancurkan seluruh kobong hingga tempat tinggal pimpinan Ponpes tersebut.

“Tak hanya merusak seluruh kobong serta tempat pimpinan ponpes, massa juga membakar 2 gazebo yang berdiri di antara kobong,” pungkasnya.

Lebih lanjut, pimpinan Ponpes berinisial KH ini diketahui telah diamankan oleh pihak kepolisian sebelum diamuk warga.

Yang mana, pelaku sebelumnya sempat melarikan diri dan bersembunyi dari kejaran pihak kepolisian. ***