POJOKSATU.id - Warga Jalan Lemah Neundeut Sari, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, digegerkan dengan aksi penyekapan satu keluarga yang terjadi pada malam hari sekitar pukul 00.00 WIB pada Selasa 11 Mei 2026.
Peristiwa tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar karena proses penyelamatan berlangsung menegangkan.
Informasi yang beredar menyebutkan pelaku diduga merupakan kepala keluarga sendiri.
Baca Juga: Urgensi Pemenuhan 498 Ribu Formasi Pendidik, Peran Guru Honorer Masih Tak Tergantikan?
Motif aksi penyekapan hingga kini masih didalami oleh pihak berwenang.
Korban yang disekap terdiri dari tiga anak dan seorang istri.
Beruntung, seluruh korban akhirnya berhasil keluar dalam keadaan selamat setelah dilakukan proses penyelamatan oleh tim pengamanan bersama petugas pemadam kebakaran.
Proses evakuasi disebut tidak mudah. Petugas sempat mengalami kesulitan masuk ke area rumah karena pagar dan bagian rumah dipenuhi material besi yang membuat akses sangat terbatas.
Baca Juga: Guru Honorer Jadi Prioritas di SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Begini Infonya!
Kondisi tersebut membuat tim di lapangan akhirnya meminta bantuan pemadam kebakaran untuk membuka akses masuk ke dalam rumah demi menyelamatkan para korban.
Situasi di lokasi sempat membuat warga sekitar panik dan berkumpul menyaksikan proses penyelamatan yang berlangsung hingga dini hari.
Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kondisi anak-anak yang berada di dalam rumah selama proses penyekapan berlangsung.
Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman terkait penyebab dan kronologi lengkap kejadian tersebut.
Baca Juga: Lawan Kriminalisasi, Bambang Prabowo Rampung Beri Keterangan di Mabes Polri
Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai kondisi psikologis korban maupun pelaku setelah insiden itu terjadi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan dalam rumah tangga yang tidak terselesaikan bisa berubah menjadi situasi berbahaya dan meninggalkan trauma mendalam, terutama bagi anak-anak yang seharusnya tumbuh dalam rasa aman di lingkungan keluarganya sendiri.***




