POJOKSATU.id – Kabar mengenai kereta rel listrik (KRL) Commuter Line yang terbakar di bagian gerbong depan menghebohkan media sosial pada 10 Febuari 2026

Peristiwa ini pertama kali terlihat melalui sejumlah unggahan pengguna di platform X.

Yang menunjukkan asap putih keluar dari salah satu gerbong saat rangkaian tengah berhenti di Stasiun Universitas Pancasila.

Baca Juga: Saat Atap Seng Masih Mendominasi, Koperasi Merah Putih Kini Diminta Produksi Genteng untuk Program Nasional

Dari rekaman yang beredar, asap muncul cukup pekat dari area gerbong depan. 

Kejadian ini disebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, namun hingga kini belum ada informasi resmi mengenai penyebab munculnya asap tersebut.

Tidak terlihat adanya percikan api besar dalam video yang beredar, namun kepulan asap membuat para penumpang panik dan turun dari kereta.

Baca Juga: Peduli Palestina, Pemkab Karawang Salurkan Ambulans dan Dana Ratusan Juta Rupiah

Situasi di peron Stasiun Universitas Pancasila juga tampak penuh sesak.

Para penumpang menumpuk karena rangkaian tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Berdasarkan sejumlah unggahan lain di media sosial, gangguan perjalanan turut terjadi di beberapa stasiun lain, membuat kereta harus tertahan lebih dari 30 menit.

Baca Juga: Saat Atap Seng Masih Mendominasi, Koperasi Merah Putih Kini Diminta Produksi Genteng untuk Program Nasional

Beberapa pengguna KRL mengeluhkan perjalanan mereka terhenti mendadak tanpa penjelasan yang jelas.

Kondisi ini menyebabkan antrean mengular di beberapa titik, terutama pada jam pulang kerja.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Kereta Commuter Indonesia maupun PT KAI terkait penyebab asap, penanganan kereta, maupun dampaknya terhadap grafik perjalanan.

Informasi lebih lanjut masih ditunggu untuk memastikan kondisi terkini serta langkah penanganan setelah insiden tersebut viral.***