POJOKSATU.ID - Aksi seorang pelatih MMA asal Indonesia, Belda, mendadak menjadi sorotan publik setelah videonya melumpuhkan turis asing viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi di Bali dan langsung memicu perdebatan di kalangan warganet.

Belda yang dikenal sebagai jebolan ajang pencarian bakat Indonesia Mencari Bakat membagikan sendiri kejadian itu melalui akun Instagram pribadinya.

Baca Juga: Pemkot Mataram 'ASN Radius 5 Km Wajib Gowes ke Kantor, Berlaku Mulai 6 April! Sepeda Listrik Diperbolehkan'

Dalam video tersebut, ia terlihat terlibat perkelahian dengan seorang pria asal Rusia yang diduga dalam kondisi mabuk.

Menurut penuturannya, kejadian bermula dari perilaku turis tersebut yang dianggap meresahkan.

Pria itu disebut berjalan di tengah jalan, menghentikan kendaraan, hingga menyentuh orang secara sembarangan.

Baca Juga: Heboh, Titik Panas Ukuran Lebih 2 Meter Muncul di Tengah Masjid Al Muhajirin Parbangunan

Situasi semakin memanas ketika turis tersebut melakukan kontak fisik terhadap salah satu rekan Belda. Momen itu menjadi titik balik hingga akhirnya Belda turun tangan.

“Dia sudah melewati batas. Awalnya tidak ada yang menegur, sampai dia menyentuh teman saya,” ungkap Belda, dikutip dari jawapos.

Pertikaian pun tak terhindarkan. Dengan kemampuan bela diri yang dimilikinya, Belda berhasil melumpuhkan pria tersebut hingga tak sadarkan diri.

Baca Juga: Kemnaker Keluarkan Aturan WFH 2026! Gaji Tak Dipotong Meski Kerja dari Rumah, Simak Pejelasan Lengkapnya

Aksi tersebut langsung menuai beragam reaksi. Banyak netizen memberikan dukungan, terutama karena geram dengan perilaku sejumlah turis yang dinilai tidak menghormati norma lokal di Bali.

Namun di sisi lain, Belda juga menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukannya. Ia mengakui sempat terbawa emosi dalam situasi tersebut.

“Saya minta maaf. Saya manusia biasa, emosi bisa mengambil alih. Tapi saya tidak memulai,” ujarnya.

Lebih jauh, Belda juga menyampaikan pesan penting bagi wisatawan yang datang ke Bali.

Ia menekankan bahwa Pulau Dewata adalah tempat yang menjunjung tinggi nilai kesopanan dan saling menghormati.

Baca Juga: Ancaman Trump ke Iran Picu Reaksi Keras, Ratusan Pakar AS Sebut Serangan Bisa Masuk Kategori Kejahatan Perang

“Kalau Anda menghormati kami, kami juga akan menghormati Anda,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa menjaga etika dan menghormati budaya lokal adalah hal penting, terutama bagi wisatawan yang berkunjung ke Indonesia.***