POJOKSATU.id, JAKARTA-- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut Prabowo Subianto lebih cocok berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, anak sulung Presiden Jokowi.
Menurut LSI, banyak masyarakat menginginkan Ketum Partai Gerindra itu berpasangan dengan anak pertama Presiden Jokowi itu.
Bahkan elektabilitas Gibran melambung tinggi bila menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Popularitas cawapres Gibran memang paling unggul sebesar 66,5%.
Baca Juga: Terdakwa Mario Dandy, Shane Lukas dan Agnes Gracia Juga Dipaksa Bayar Restitusi Rp 120 Miliar
Anak sulung Presiden Jokowi itu bahkan mengalahkan elektabilitas tiga cawapres yang digadang-gadangkan mendampingi Prabowo Subianto.
"Gibran memang paling unggul sebesar 66,5%, Erick Thohir yang menduduki polling sebesar 61,8%, Airlangga 52,3% dan Muhaimin Iskandar 43,1%," kata Ardian Sopa, Peneliti LSI Denny JA melalui virtual Zoom bertajuk “Gibran, Generasi Milenial dan Pertarungan Cawapres 2024," Selasa 15 Agustus 2023.
Menurut Ardian, bila pasangan Prabowo -Gibran diadu dengan dua pasangan capres lainnya, yakni Ganjar Pranowo-Sand dan Anie Basweda- AHY. Maka pasangan Prabowo -Gibran tetap unggul.
Baca Juga: Oklin Fia Resmi Dilaporkan ke Polisi Gegara Konten Jilat Es Krim, Bebizie : Kawal Sampai Masuk Ya
Bahkan nama putra sulung Presiden Joko Widodo itu menduduki posisi paling favorit untuk berdampingan dengan Prabowo.
“Prabowo-Gibran tertinggi sebesar 38,8% kemudian diikuti Ganjar-Sandi sebesar 33,1 sementara Anies-AHY 16,4%.” ungkapnya.
Ardian mengungkap sejumlah alasan Gibran menjadi kandidat paling favorit untuk disandingkan dengan Prabowo Subianto.
Salah satunya, Gibran merupakan Wali Kota yang paling banyak disukai oleh Generas Z, utamanya di wilayah Jateng.
“Gibran lebih dikenal dan lebih disukai, kuat di Jateng sebagai basis utama Ganjar, kuat di Generasi Z dan Milenial serta Asosiasi kuat dengan Jokowi populer," ujar Ardian.
Sebelumnya, Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA kembali merilis hasil survei elektabilitas tiga capres yang akan bertarung di Pemilu 2024 mendatang.
Surveinya ini dilakukan sepanjang 3-15 Juli 2023. Survei ini, juga melibatkan 1.200 responden dari seluruh Indonesia.
Survei ini juga mengunakan metode interview tatap muka dengan menggunakan kuesioner dan Margin of Error sebesar kurang lebih 2,9%.
Hasilnya, Prabowo Subianto memperoleh 38,2% dukungan. Ganjar Pranowo stagnan di urutan berikutnya dengan 35,3% dan Anies Baswedan di posisi buncit dengan 18,4% suara.***



