POJOKSATU.id - Mayoritas publik mengaku tak yakin Nanik S Deyang bisa memberikan dampak positif di tubuh BGN (Badan Gizi Nasional).
Kendati langsung membuat kebijakan baru usai menggantikan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, tapi publik tetap tidak masih memiliki keraguan yang tinggi.
Bahkan Nanik S Deyang juga dipatok tenggat waktu sampai 6 bulan ke depan untuk memperbaiki tata kelola BGN dan program MBG (Makan Bergizi Gratis).
Hal itu tergambar jelas dalam hasil polling Indo Satu Media Group yang digelar selama pekan pertama Juni 2026.
Polling ini melibatkan total 5.083 responden dengan total 113.078 tayangan di platform TikTok dan Instagram 9 media.
Antara lain Pojoksatu.id, Metropolitan.id, Metrobogor, Radar Bandung, Radar Cianjur, Radar Bekasi, Radar Sukabumi, dan Radar Depok.
Sebanyak 696 responden terlibat dalam pertanyaan " Di tangan Nanik S Deyang, apakah kamu yakin akan ada perubahan positif pada tata kelola BGN dan program MBG?"
Hasilnya, mayoritas responden mengaku dan memberikan jawaban "tidak yakin" ketika ditanya dengan pertanyaan tersebut.
Baca Juga: Donald Trump Klaim Iran dan Amerika Serikat Capai Kesepakatan Akhiri Perang
Jumlahnya mencapai 479 voters atau sebesar 68,82 persen.
Angka ini cukup besar terlebih responden yang menjawab "yakin" hanya sebanyak 217 responden atau 31,18 persen saja.
Kendati demikian, sosok yang namanya melamnbung terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet pada Pilpres 2019 itu masih tetap mendapat dukungan dari publik.
Hal itu tergambar dengan dukungan publik yang mengharapkan Nanik melakukan perombakan besar di internal BGN.
Dimana dari total 1060 responden, sebanyak 697 atau 65.75 persen di antaranya menilai Nanik perlu melakukan perombakan besar.
Sementara sebanyak 363 akun atau 34.25 persen responden memberikan jawaban "tidak perlu".
Kondisi ini cukup menggambarkan betapa publik masih menaruh harapan adanya perbaikan di lembaga yang mengelola anggaran paling jumbo se-Indonesia Raya itu.
Terlebih sebelumnya publik dikejutkan penangkapan Dadan Hindayana dan 2 wakilnya oleh Kejaksaan Agung.
Ketiga orang tersebut ditangkap hanya beberapa jam setelah dicopot dari jabatannya sebagai pimpinan BGN.
Kendati demikian, publik tetap masih belum bisa memberikan keyakinan lebih kepada Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.
Terbukti, sebanyak 516 responden atau 59.04 persen mengaku memiliki keyakinan pada Nanik di bawah 50 persen.
Sedangkan yang menjawab "di atas 50 persen" sebanyak 358 responden atau 40.96 persen.
Pertanyaan "Seberapa besar prosentase keyakinanmu Nanik S Deyang akan membawa perubahan positif di BGN dan program MBG?" ini diikuti total 874 respoden.
Baca Juga: Rupiah Fluktuatif di Level Rp17.900 per Dolar AS, Sehari Kemarin Sempat Menguat
Walau memberikan dukungan melakukan perbaikan, publik juga memberikan tenggat waktu kepada Nanik S Deyang untuk membuktikan kinerjanya sebagai Kepal BGN.
Di sini, sebanyak 855 respoden diberikan pertanyaan " Menurutmu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menilai baik/buruk kinerja Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN?".
Hasilnya, sebanyak 340 responden atau 39.77 persen memberikan Nanik waktu sampai dengan 1 tahun ke depan.
Namun sebanyak 515 respoden atau 60.23 persen lainnya memberikan waktu 6 bulan untuk menilai kinerja Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.
Mereka menilai, 6 bulan sudah cukup bisa menilai apakah kinerja Nanik sebagai Kepala BGN baik atau buruk yang selanjutnya bisa dilakukan evaluasi.
Ketua Forum Pemimpin Redaksi Indo Satu Medai Group Azamunawar, menyatakan polling ini menjadi cermin pendapat dan aspirasi masyarakat melalui media sosial.
Maka sudah semestinya hasil polling ini bisa menjadi masukan positif bagi pimpinan BGN dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Dengan memperkuat komunikasi publik, meningkatkan transparansi, serta menunjukkan capaian-capaian konkret yang dapat dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Ramai Tangkapan Layar, Alasan Peserta KDKMP KNMP Pilih Mengundurkan Diri Blak-blakan di Media Sosial
"Kepercayaan publik tidak dibangun melalui jabatan atau penunjukan semata, tetapi melalui kinerja yang terukur, transparansi, dan hasil yang nyata," ucap Azam, Jumat 12 Juni 2026.
Pemberian tenggat waktu juga dinilai perlu untuk mengukur kinerja Nanik S Deyang Cs di BGN.
"Jika dalam enam bulan ke depan BGN mampu menunjukkan perbaikan tata kelola dan keberhasilan program di lapangan, persepsi publik tentu bisa berubah," ujarnya.
Dengan hasil polling Indo Satu Media Group ini, menunjukkan banyak pekerjaan rumah yang musti diselesaikan dengan cepat oleh Nanik S Deyang Cs.
Baca Juga: Rekam Jejak Agustina Arumsari: Dari Wakil Kepala BPKP Kini Mengemban Amanah sebagai Wakil Kepala BGN
Terlebih tata kelola, sistem kelembagaan, transparansi serta produk yang dihasilkan menyangkut langsung program MBG yang merupakan salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto.***




