POJOKSATU.id, JAKARTA - Relawan Jokowi mengadakan Musyawarah Rakyat (Musra) ke-18 di Medan, Sumatera Utara pada Sabtu (11/3). Sebanyak 2.319 peserta menghadiri acara tersebut.
Hasil Musra yang diumumkan pada Rabu 15 Maret, menunjukkan bahwa Prabowo Subianto menguat posisinya di Sumatera Utara sebagai capres harapan rakyat dengan mendapatkan 31,26 persen.
Sedangkan Ganjar Pranowo harus puas terhempas ke urutan ketiga. Airlangga Hartarto bersaing ketat dengan Prabowo.
Selain itu, peserta Musra juga memberikan suara terkait kriteria dan karakter calon pemimpin bangsa.
Sebanyak 49,89 persen peserta menginginkan pemimpin yang berani, tegas, dan berwibawa. Sementara itu, 29,37 persen memilih ketersediaan pekerjaan dan lapangan usaha sebagai program prioritas teratas.
Peserta Musra juga memilih pemenuhan dan perlindungan hak dasar, pendidikan, kesehatan, dan penghidupan layak sebagai agenda kebangsaan nasional yang paling penting (43,21 persen).
Sedangkan persatuan nasional, keutuhan NKRI, menjaga kebhinekaan, dan mencegah intoleransi dipilih oleh 25,57 persen peserta.
Ketua Musra Panel Barus mengungkapkan hasil ini menunjukkan mesin politik Golkar dan Gerindra berjalan dan bersaing ketat di provinsi ini.
“Kalau PDI Perjuangan khan belum jalan mesinnya, mengingat belum ada kandidat capres yang diusung partai. Makanya mungkin ini yang membuat Ganjar ada di urutan ketiga. Ini mungkin ya,” katanya pada media, Rabu 15 Maret.
Menurut Panel, Musra akan diselenggarakan di beberapa provinsi untuk memetakan aspirasi rakyat yang nantinya dapat menjadi pertimbangan bagi partai politik.
Hasil Musra di Sumatera Utara mencerminkan kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut, yang meliputi percepatan pembangunan dan keberagaman yang kental.
“Masih ada beberapa provinsi lagi yang akan menyelenggarakan Musra. Dan kami akan mengumumkan hasilnya kepada media,” pungkasnya. (Ade/pojoksatu)



