POJOKSATU.id, JAKARTA—Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, memberikan bantuan Rp 250 juta kepada Panti Werdha Damai di Ranomuut, Manado, Sulawesi Utara, yang baru saja terbakar.

Hashim juga merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi. Dia membantu panti yang terbakar Minggu malam (28/12) dan menyebabkan 16 penghuni lanjut usia tewas.

Uang bantuan Rp250 juta ini untuk pembangunan kembali Panti Werdha Damai.

Bantuan diserahkan melalui Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Recky Langie. Selanjutnya, donasi akan ditransfer langsung ke rekening Yayasan Panti Werdha Damai.

Baca Juga: 19 Lansia Selamat Kebakaran Besar Panti Jompo Werdha Damai Manado, Penyebab Api dari Gedung Belakang

Recky menjelaskan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian pribadi Hashim Djojohadikusumo kepada masyarakat Sulawesi Utara, sekaligus bentuk empati atas tragedi kebakaran yang menewaskan 16 orang, sebagian besar merupakan lanjut usia penghuni panti.

“Pak Hashim turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya para lansia dalam peristiwa ini. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban yayasan serta mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali panti,” kata Recky dalam keterangannya, Senin (29/12).

Selain itu, Recky menyampaikan, Hashim berharap peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang. Keselamatan dan perlindungan para lansia di panti sosial, harus menjadi perhatian bersama.

Baca Juga: Langgar Etika dan Nilai Kemanusiaan, Dosen UIM Resmi Diberhentikan Usai Insiden Meludah Pegawai Toko

“Peristiwa ini perlu menjadi catatan penting terkait keselamatan dan perlindungan bagi para lansia di panti sosial,” imbuhnya.

Berita sebelumnya, sebanyak 19 lansia yang tinggal di Panti Jompo Werdha Damai, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), selamat dalam kebakaran besar yang terjadi, Minggu (28/12) malam.

Kebakaran melanda panti jompo Werdha Damai dan menewaskan 16 orang penghuni lanjut usia (lansia) di panti itu.

Panti jompo ini berlokasi di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal 2, Manado, terbakar pada Minggu (28/12) sekitar pukul 20.00 Wita.***