POJOKSATU.id, JAKARTA— Kejadian terbaliknya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa menyisakan cerita sedih sekaligus mengharukan.

Dalam video viral yang beredar, terlihat dua orang berenang bersama di tengah laut menggunakan pelampung. Mereka disebut berenang lebih 4 jam.

Beberapa keterangan video menyebut mereka sebagai suami istri.

Namun di video lain disebutkan mereka dua orang yang berjuang bersama usai kapal mereka tenggelam di Laut Jawa.

Baca Juga: Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Puluhan Kali, Rp1,1 Triliun Dipertanyakan: Seberapa Besar Manfaatnya untuk Rakyat?

“Momen memilukan sekaligus mengharukan terekam di tengah tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa,” tulis Instagram JawaPos, Senin (14/9).

Sementara Instagram Tribunnews menyebutkan bahwa keduanya adalah dua orang yang bukan suami istri, keduanya bersama-sama berjuang menyelamatkan diri usai kapal Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa.

“Perjuangan dua orang bertahan mengambang di laut, menanti pertolongan . Diduga korban karamnya KMP Virgo,” jelas akun ini.

Namun kejelasan apakah keduanya suami istri atau bukan, belum ada kejelasan dari Basarnas atau keluarga keduanya.

Baca Juga: Samsung Ajak ‘Tim Cook’ Puji Galaxy Z Fold 8, Sekaligus Sindir iPhone Duo

Hingga Minggu pukul 15.30 WIB, Basarnas mencatat 114 orang telah berhasil dievakuasi dari sejumlah kapal yang terlibat dalam proses penyelamatan.

Sebanyak 98 orang dinyatakan selamat, sedangkan enam orang meninggal dunia.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso merinci, dari kapal tunda (TB) Mauhaw terdapat 16 orang yang dievakuasi.

Sebanyak 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, dari TB TCP terdapat enam orang. Dari jumlah tersebut, satu orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

Adapun dari KM Haida, sebanyak 69 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Kemudian, dari Kapal Nelayan Cahaya Bahari yang dipindahkan ke Kapal Intandaya, ada 22 orang yang berhasil diselamatkan.

Sementara itu, satu orang lainnya ditemukan selamat dari Kapal Nelayan Sri Asih. Dengan begitu, Basarnas mencatat 98 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 129 orang lainnya masih dalam pencarian. ***