POJOKSATU.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Di dalamnya termasuk harta kekayaan sejumlah pejabat negara, figur, dan pimpinan partai.
Termasuk harta kekayaan 4 kandidat cawapres yang digadang-gadangkan menjadi pasangan capres Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Baca Juga: Link Live Streaming Persib vs Dewa United 14 Juli, Lancar Jaya
4 kandidat cawapres ini mempunyai elektabilitas tertinggi di berbagai lembaga survei nasional.
Meski demikian, sejauh ini memang belum ada satupun nama yang sudah benar-benar dilamar dan dideklarasikan sebagai cawapres Pilpres 2024.
4 nama itu diantaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menperkeraf) Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca Juga: PKB Buka Peluang Merapat ke PDIP Dukung Ganjar, Prabowo Ditinggalkan di Tengah Jalan?
Selanjutnya eks Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Lalu, siapakah dari 4 bakal cawapres itu yang terkaya dan termiskin?
Berikut rinciannya harta kekayaan 4 nama yang digadang-gadang jadi cawapres sesuai LHKPN KPK:
1. Sandiaga Uno
Merujuk LHKPN KPK, Menteri Pariwisata ini terkhir melaporkan kelayaannya ke KPK pada priode 31 Desember 2022.
Kekayaan politisi dan juga seorang pengusaha ini tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp10,9 triliun.
Sementara kekayaan yang berupa tanah dan bangunan mencapai Rp265 miliar.
Untuk tranportasi, Sandiaga Uno mencatatkan hanya memiliki 3 unit kendaraan roda 4 dengan taksiran harga Rp1,434 miliar.
Sementara itu, untuk harta bergerak tercatat mencapai Rp4 miliar.
Dengan surat berharga Rp9,941 triliun, kas dan setara kas Rp1,313 triliun, dan harta lainnya senilai Rp85 miliar.
2. Erick Thohir
Menteri BUMN dan juga Ketua Umum PSSI ini berada di urutan kedua soal harta kekayaan setelah Sandiaga Uno.
Elektabilitas cawapres Erick Thohir makin melejit virsi LSI di antara 3 cawapres yang digadang-gadang.
Merujuk LHKPN KPK, kekayaan Erick Thohir periode 31 Desember 2022, tercatat mencapai Rp2,31 triliun.
Baca Juga: BWF Murka ke Viktor Axelsen, Usai Ungkap Uang Hadiah Indonesia Open 2023 Belum Ditransfer
Ia mencatatkan memiliki harta berupa tanah dan bangunan mencapai Rp419 miliar.
Kekayaan ini lebih tinggi dibandingkan kekayaan Sandiaga Uno.
Sementara alat transportasi, Erick Thohir hanya memiliki 3 kendaraan roda 4 dan 1 roda 2, dengan total Rp2,652 miliar.
Sedangkan harta bergerak mencapai Rp27 miliar, surat berharga Rp1,722 triliun, kas dan setara kas Rp176 miliar, dan harta lainnya Rp133 miliar.
3. Khofifah Indar Parawansa
Perempuan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur itu berada di urutan ketiga dari 4 kandidat cawapres Pilpres 2024.
Soal elektabilitas, tokoh Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini dinilai sebagai kandidat yang memiliki potensi.
Setelah sebelumnya disebut jadi kandidat cawapres Anies Baswedan, kini Khofifah santer disebut akan mendampingi Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Reklame Kampanye Politik Bisa Dibredel, Ini Ketentuannya
Dari laporan LHKPN priode 31 Desember 2022, Khofifah mempunyai total harta kekayaan mencapai Rp25 miliar.
Kekayaan tanah dan bangunan milik eks Menteri Sosial ini mencapai Rp17 Miliar.
Sementara untuk kendaraan, ia mencatatkan kepemilikan 2 kendaraan roda 4 dan 1 kendaraan roda 2 dengan total Rp872 juta.
Baca Juga: Pengemudi Ugal-ugalan Penantang Rudy Golden Boy Gelut di Tangerang Terungkap, Ini Identitasnya
Harta betgerak lainnya Rp600 juta, setara kas Rp5,690 miliar.
Khofifah mencatatkan tidak memiliki harta berupa surat berharga dan harta lainnya.
4. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Di urutan terakhir adalah putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Terakhir, Ketua Umum Partai Demokrat ini melaporkan harta kekayaan pada 3 Oktober 2016.
Baca Juga: SPDP Diserahkan, Terkuak Sudah Tujuan Panji Gumilang, Tebar Isu Sara dan Kebencian Antar Umat
Itu adalah saat dirinya maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 lallu.
Saat itu, AHY melaporkan harta kekayaannya yang hanya mencapai Rp20 miliar saja.
Setelah itu, suami Annisa Pohan itu tidak melaporkan harta kekayaannya karena memang bukan merupakan pejabat publik atau pejabat negara. ***
Reporter: Firdausi




