POJOKSATU.ID - Hari pertama masuk kerja usai libur panjang Idul Fitri 2026 langsung diwarnai temuan mengejutkan di lingkungan Kementerian Sosial.

Sebanyak 2.708 Aparatur Sipil Negara (ASN) tercatat tidak hadir tanpa keterangan.

Temuan ini diungkap langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul saat melakukan inspeksi mendadak, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga: Panas! Blok Arab Serentak 'Hantam' Iran, Irak Juga Dapat Ultimatum Keras!

Ia berkeliling kantor sekaligus menyapa para pegawai yang sudah kembali bekerja.

Dalam evaluasi internal sebelumnya, Kemensos mencatat total ASN mencapai 46.090 orang.

Namun, ribuan di antaranya justru tidak hadir tanpa alasan jelas pada hari pertama kerja.

Baca Juga: TPG Maret 2026 Belum Cair Semua? Ini Jadwal Gelombang Pencairan Berikutnya dan Pola yang Bisa Jadi Acuan Guru Agar Tidak Cemas Menunggu

“Jumlah yang tidak hadir tanpa keterangan ini cukup besar. Tidak ada izin, juga tidak tercatat absen,” kata Gus Ipul.

Ia menegaskan, kondisi ini tidak bisa dianggap sepele. Sekretaris Jenderal bersama jajaran terkait akan mendalami penyebab ketidakhadiran ribuan ASN tersebut.

Sebagai langkah awal, Kemensos akan menggelar apel pembinaan khusus bagi seluruh ASN yang mangkir tanpa keterangan.

Baca Juga: Sidak Hari Pertama Kerja, Bupati Bandung Soroti Status Aset 67,5 Hektare di Arcamanik dan Optimalkan PAD

Mereka diwajibkan hadir, baik secara langsung maupun daring, sebagai bentuk penegakan disiplin.

“Seluruh yang tercatat wajib mengikuti apel pembinaan besok pukul 10.00,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, sanksi juga telah disiapkan bagi para pelanggar. Gus Ipul memastikan, hukuman akan diberikan sesuai aturan yang berlaku, mulai dari kategori ringan hingga berat.

Selain itu, ASN yang tidak hadir tanpa keterangan juga berpotensi mengalami pemotongan tunjangan kinerja. Besarannya mencapai 3 persen untuk setiap hari ketidakhadiran.

Baca Juga: VIRAL Bau Bangkai di Masjid Bikin Heboh Warga Pangandaran, Ternyata Pemuda Hilang Sejak Malam Takbiran

Langkah ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh ASN agar lebih disiplin, terutama setelah menikmati masa libur panjang.

Gus Ipul menegaskan bahwa kedisiplinan adalah kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan Kemensos yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.***