POJOKSATU.id, JAKARTA— Politisi PDIP Adian Napitupulu menyebut bahwa info mereka mengusung Anies Baswedan sebatas isu saja, faktanya PDIP belum memutuskan calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024.
Untuk Pilkada Jakarta 2024, pasangan calon baru dua, satu independen dan satu lagi Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Diketahui, pendaftaran pasangan calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2024 mulai dilaksanakan hari ini, Selasa (27/8) hingga Kamis (29/8) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Baca Juga: Menerka Alasan PDIP Tarik Ulur Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, Begini Kata Direktur Eksekutif LSI
Adian mengatakan, PDIP belum memutuskan siapa yang akan diusung di Pilkada Jakarta hingga Selasa.
"Kalau soal Anies dan sebagainya, itu kan isunya ya. Maksudnya, kita jangan bicara isu, tapi faktanya sekarang adalah DPP PDIP belum memutuskan untuk Jakarta," kata Adian kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin 26 Agustus 2024.
Mereka tidak dapat melarang siapa pun untuk datang dan bersilaturahmi ke DPP PDIP yang berlokasi di Menteng Jakarta Pusat.
Termasuk Anies yang sempat datang pada Senin, 26 Agustus 2024 meski belum resmi diusung PDIP maju Pilkada Jakarta.
Baca Juga: Tingkatkan Kesejahteraan Penyuluh Agama Islam, Kemenag Luncurkan Program Wakaf Uang
"Tapi apakah itu kemudian kita belum memutuskan kita melarang orang bersilaturahmi ke kantor kita? Ya nggak boleh, siapapun mau datang boleh, berdiskusi boleh, berbicara boleh," jelas aktivis 1998 itu.
Adian menekankan PDIP tidak mencari sosok dengan elektabilitas tinggi untuk diusung di Pilkada Jakarta 2024. Melainkan ingin mengusung sosok yang mampu mengelola anggaran dengan baik.
Menurutnya, bicara Jakarta, berarti bicara mengelola sebuah wilayah dengan anggaran Rp 90 triliun per tahun.
Sehingga mereka menginginkan yang mengelola anggaran itu benar-benar bisa mempertanggungjawabkan, sehingga tidak sekedar melihat elektabilitas saja.
"Oh elektabilitas tinggi, sekian sekian, nggak. Jika lebih tertarik tanya eh kalau lu mengelola uang ini mau dikelola cara apa? Berapa persen untuk pendidikan, untuk kesehatan, untuk buka lapangan kerja,” katanya.
“Ada sekian juta rakyat di Jakarta ini gimana gagasan lu? Nah PDIP lebih suka bicara soal itu," tegas Adian.
Adian Napitupulu ikut merespons soal info partainya akan mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024 ini.***




