POJOKSATU.id, JAKARTA—Bulan Ramadhan yang biasanya diisi ketenangan beribadah kali ini berubah di Kampung Pegadungan, Tenjoayu, Tanara, Serang, Banten, Minggu (22/2) sekitar pukul 23.00 WIB.
Hajjah Sanah yang berdiri di depan pintu luar sambil mengunci rumahnya karena mau bergegas ke rumah tetangga, tiba-tiba disambar petir di tengah hujan deras yang mengguyur lokasi itu.
Perempuan berusia 50 tahun ini pun terpental sekitar satu meter. Lalu dalam sekejap sambaran petir berubah menjadi api sehingga melahap seluruh isi warung miliknya.
Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material mencapai Rp50 juta.
Kronologi Kebakaran
Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat hujan deras disertai petir mengguyur wilayah tersebut.
Menurut keterangan petugas Pemadam Kebakaran Pos Tanara Kabupaten Serang atau Danru Damkar Pos Tanara, Abi, saat dikonfirmasi, Minggu malam (22/2), api berasal dari sambaran petir yang mengenai bagian rumah korban.
“Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran disebabkan oleh sambaran petir,” jelasnya.
Baca Juga: Ekowi Desak Presiden Alihkan Guru PPPK Jadi PNS, Sentil Soal Pensiun 'Hanya Ucapan Terima Kasih?'
Saat kejadian, korban sedang mengunci pintu rumah untuk keluar menuju rumah tetangga. Lalu petir menyambar bangunan dan korban sempat terpental sekitar satu meter.
Abi menjelaskan, percikan api dari sambaran petir dengan cepat membesar karena sebagian material bangunan mudah terbakar ditambah kondisi cuaca yang masih hujan dan berangin.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari Ketua RT dan aparat desa setempat, kemudian segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan lain.
“Luas area yang terbakar sekitar 3 x 8 meter. Area terdampak satu unit rumah yang dijadikan warung. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, sebagian barang milik korban berhasil diselamatkan, di antaranya satu tas berisi uang dan berkas-berkas pribadi.
Namun seluruh barang dagangan warung serta perlengkapan rumah tangga lainnya tidak dapat diselamatkan dan habis terbakar.
Kapolsek Tanara, AKP Teguh Yuni, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras.
Dia mengatakan korban hendak keluar rumah saat hujan terjadi. Tiba-tiba, petir menyambar bagian rumah korban hingga menimbulkan percikan api.***




