POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga akurasi data kemiskinan.

Dalam rangkaian agenda yang berlangsung pada Selasa (27/01) di Kantor Kementerian Sosial, Gus Ipul menerima audiensi dari sejumlah kepala daerah.

Mulai dari Gubernur Kalimantan Selatan beserta jajaran Kadinsos se-Kalsel di Ruang Rapat Utama, hingga Bupati Ciamis dan Bupati Aceh Barat yang ditemui secara komunikatif di area "Selalu Ada Kopi".

Baca Juga: Perpusnas Buka Pendaftaran Pelatihan Promosi Perpustakaan Berbasis Digital 2026

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Kemensos untuk menyosialisasikan pentingnya peran aktif pimpinan daerah dalam mengawal program perlindungan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menginstruksikan para kepala daerah untuk melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala setiap tiga bulan.

Beliau menegaskan bahwa akurasi data merupakan instrumen krusial agar penyaluran bantuan sosial (bansos) maupun berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan.

Gus Ipul meminta agar para Bupati dan Walikota tidak ragu untuk turun langsung mengecek kesesuaian data dengan fakta di lapangan sebelum dokumen tersebut difinalisasi.

Baca Juga: Di Tengah Isu Makan Gratis Dari Dana Pendidikan, Benarkah Nasib Guru Benar-Benar Aman?

Lebih lanjut, mekanisme pemutakhiran data ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang terdiri dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial, perangkat kelurahan/desa, hingga petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di tiap daerah.

Setelah proses kompilasi selesai, data tersebut wajib ditandatangani oleh kepala daerah sebagai bentuk validasi akhir.

Data yang telah disahkan tersebut kemudian akan diterbitkan oleh BPS setiap tanggal 20 untuk menjadi pedoman baku dalam penyaluran bansos secara nasional

Sehingga tercipta distribusi bantuan yang transparan dan tepat sasaran.***

 

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel WhatsApp

Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala