POJOKSATU.id, PADANG—Seorang guru PNS kepergok di dalam toilet masjid bersama seorang pemuda di Kelurahan Teluk Kabung Utara, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin pagi (15/12).

Guru yang belakangan diketahui bekerja di SMAN 11 Padang bernama S (58) diduga berbuat mesum sesama jenis dengan remaja berinisial LVS (18) di toilet Masjid Syarif Cindakir.

Saat dipaksa keluar dari toilet, remaja LVS bertelanjang dada dengan resleting masih terbuka. Begitu juga guru PNS ini masih terbuka resletingnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah II (Padang, Pariaman, Padang Pariaman), Yul Ardi menyebut bahwa guru tersebut mengajar mata pelajaran Sosiologi di SMAN 11 Padang.

Baca Juga: Banjir Bandang Susulan Kembali Mengamuk di Padang, 8 Warga Terjebak Arus Deras

“Tadi saya ditelepon oleh Kepala SMAN 11 Padang, Ikhwansyah, bahwa seorang guru di sekolahnya ditangkap oleh anggota Polsek Bungus Teluk Kabung,” kata Yul Ardi seperti dilansir dari Sumbarkita, Selasa (16/12).

“Saya perintahkan kepala sekolah untuk terus mengikuti kasus tersebut,” ujar Yul Ardi lagi.

Yul Ardi belum tahu nama guru yang ditangkap itu. Namun guru ini mengajar mata pelajaran Sosiologi.

Terdiam Diintrogasi Polisi

Video seorang guru SMAN berinisial S diduga sedang berbuat mesum dengan remaja pria berinisial LVS (18) dalam toilet masjid di Kota Padang viral di media sosial.

Baca Juga: Perjalanan Bantuan Rp7 M Dedi Mulyadi ke Sumatera, Mulai Padang Kini ke Rumah Kakak di Aceh Tamiang

Aksi bejat kedua pria sesama jenis itu tepergok warga yang menggerebeknya di toilet Masjid Syarif Cindakir, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

“Yang ada dalam toilet keluar. Cepat keluar,” teriak petugas dalam video yang beredar.

Tak lama sesudah digedor polisi, guru berinisial S lalu keluar dari balik pintu toilet dengan mengenakan baju safari resmi sambil membetulkan bajunya.

“Ngapain kalian di dalam. Jawab!,” tegas polisi ini.

Namun guru berpakaian PNS ini tetap saja diam.

“Kamu pegawai ya. Tak segan kamu sama baju kamu hehhh. Ngapain kamu di dalam. Jawab,” tegas polisi itu.

Sementara remaja berinisial LVS tidak langsung keluar dan tetap berada di dalam toilet masjid.

Saat keluar, LVS tidak memakai baju atau bertelanjang dada dengan kondisi resleting celana belum ditutup.

“Ngapain kamu berdua di kamar toilet. Jawab!” tegas petugas lagi kepada guru S.

Ditanya demikian, S hanya bisa diam saja. Begitu juga remaja LVS hanya diam saja ketika ditanya petugas yang mengintrogasi.***