POJOKSATU.ID – Kasus guru SDN Borong, Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, yakni Evawaty Bahtiar (33) tengah ramai disorot publik.
Seperti diketahui, Evawaty Bahtiar belum lama ini tengah diperbincangkan usai dibentak oknum polisi Polsek Manggala, Briptu Afrizal.
Namun, guru SDN Borong tersebut memilih untuk legowo atas apa yang telah terjadi usai Briptu Afrizal menyampaikan permintaan maaf.
Tidak hanya itu, Evawaty Bahtiar juga mengaku tidak ingin memperkeruh suasana dengan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.
Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @makasar_iinfo pada Senin (4/8/2025).
Dalam unggahannya, sebab Evawaty enggan menindaklanjuti kasus tersebut tidak lain lantaran kasihan dengan kondisi Afrizal.
“Saya sengaja angkat di media kemarin kejadian itu karena tidak sewajarnya Briptu Afrizal mengatakan seperti itu kepada saya. Kalau saya proses, jelas dia akan masuk penjara,” jelasnya.
“Tapi saya juga berpikir Briptu Afrizal punya keluarga, jadi tidak usah diproses,” lanjut guru SDN Borong tersebut.
Perlu diketahi sebelumnya, Evawaty yang memilih legowo itu sempat menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap oknum polisi tersebut.
Menurutnya, Afrizal yang dimandatkan melayani aduan masyarakat itu tidak seharusnya bersikap arogan kepada warga.
Sebab, hal tersebut sangat kontradiktif dengan tugas dan wewenang polisi selaku salah satu petugas hukum.
“Saya kecewa, dengan cara dia bertanya itu kurang simpatik. Tidak mencerminkan seorang pelayan masyarakat,” jelasnya.
“Sedangkan dia kan tugasnya melayani mengayomi masyarakat,” imbuh keterangan Evawaty.
Perlu diketahui, insiden ini juga mendapat perhatian langsung oleh Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’Longan.
Menurut pengakuan Evawaty, Kapolsek Manggala itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada dirinya.
Baca Juga: Kemendikdasmen Berikan Materi Khusus tentang Keberagaman dan Cara Mengajar di Program PPG!
Tidak hanya itu, Semuel juga mengungkapkan kepada guru SDN Borong tersebut akan menampar bawahannya.
Dengan catatan, apabila bawahannya dalam hal ini, Afrizal tidak kunjung menuturkan permintaan maaf kepada Evawaty.
“Pak Kapolsek mengatakan, jika dia (Afrizal) tidak mengaku kesalahannya, saya akan tampar dia di depan ibu guru,” jelasnya.
Baca Juga: Curhatan Megawati Terkait Amnesti Hasto Bikin Nyesek, 'Sedih Lihat Presiden Prabowo Turun Tangan'
Hingga tidak lama setelahnya, Afrizal yang dikecam atasannya itu sontak menyampaikan permohonan maaf kepada guru SDN Borong tersebut. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



