POJOKSATU.id, ASAHAN- Seorang guru di Asahan histeris saat bertemu dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat memberikan kuliah umum kepada ratusan guru dan kepala sekolah SMA/SMK di Kabupaten Asahan.
Guru tersebut bernama Boru Aruan dari SMA di kawasan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, Kabupaten Asahan, Batubara dan Kota Tanjungbalai, yang menerima tantangan Gubernur untuk menjawab pertanyaan seputar pelajaran sekolah.
Boru Aruan mengajar ilmu Kimia, mendapat pertanyaan dari Gubernur tentang istilah senyawa kimia, rumus dan perhitungannya. Bahkan dengan percaya diri, ia memberikan penjelasan di hadapan ratusan guru, kepala sekolah dan tenaga pendidikan yang hadir di Gedung Serbaguna Kisaran, Asahan, Rabu (15/3) sore.
"Terima kasih Pak, saya senang sekali, dan ini pertama kali saya bertemu langsung dengan Pak Gubernur," kata Boru Aruan, usai tanya jawab dan langsung menyalami Gubernur.
Bahkan usai menyalami mantan Pangdam Bukit Barisan tersebut, Boru Aruan histeris hingga hampir menangis dan menyampaikan rasa kagumnya karena tak percaya bisa berdampingan dengan orang nomor satu di Sumut.
BACA JUGA: Edy Rahmayadi Tantang Guru Tabagsel Cetak SDM Unggul
Sementara Gubernur yang sejak awal memberikan kuliah umum dan memotivasi para guru, meminta agar profesi mulia ini dijalankan dengan sebenarnya, sungguh-sungguh untuk menjadikan anak didik atau generasi penerus yang cerdas sebagai pemimpin masa depan.
"Karena orang yang punya kecerdasan, hati nurani, dan kasih sayang. Orang itu yang akan memimpin ke depan. Inilah tugas kita untuk menjadikan itu, dengan segala kekurangannya," sebut Gubernur.
Dalam Kuliah Umum tersebut, Gubernur menjelaskan bahwa guru merupakan amanah, sebagaimana pemimpin yang juga merupakan amanah. Ada dua makna penting di dalamnya, yaitu Santiaji dan Santikarma.
"Santiaji berarti berdasarkan referensi. Santikarma itu contoh teladan. Kita ini contoh teladan, omongan kita akan kita pertanggungjawabkan. Jadi kita harus bisa melakoni keduanya, sebab murid-murid akan mencontoh kita. Dan ajarkanlah anak-anak kita agar pantang menyerah, meskipun (jalannya) sulit," pungkas Gubernur, yang kemudian memberikan Tablet (gadget) dari Dinas Kominfo Sumut sebagai hadiah kepada sejumlah guru berprestasi. (TIK/pojoksatu)
BACA JUGA: Mall Pelayanan Publik Hadir di Asahan, Wujud Hadirnya Negara




