POJOKSATU.id - Sejak meletus pada Senin (4/11/2024), Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus menunjukkan aktivitas vulkanik.
Kamis (7/11), Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi.
Gunung berapi dengan ketinggian 1.584 tersebut melontarkan material abu vulkanik dengan ketinggian hingga 8.000 meter ke arah barat daya.
Pada erupsi kali ini, Gunung Lewotobi Laki-laki melontarkan material abu vulkanik bercampur pasir.
Berdasarkan pos pengamatan di Desa Pululera tercatat aktivitas erupsi terekam di seismograf selama 2 menit 19 detik.
Baca Juga: Pelatih Korea Selatan Kunjungi Unisma 45 Bekasi, Bahas Standar Latihan dan Fasilitas Olahraga
Pihak pos pengamatan pun mengimbau tidak melakukan aktivitas sejauh 7 km dari pusat erupsi.
"Terjadi erupsi yang cukup besar tadi pagi pukul 11.15 dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 8.000 meter," kata Kapusdatin Komben BNPB, Abdul Muhari.
Hingga saat ini sebaran abu vulkanik masih terus terpantau sejak erupsi pertama.
Namun, menurut pos pengamatan aktivitas kawah Gunung Lewotobi Laki-Laki sudah mengalami penurunan.
Pihak pos pengamatan juga berharap tidak akan ada lagi erupsi besar dari Gunung Lewotobi Laki-Laki.
"Dari sisi aktivitas vulkanik yang sebenarnya mengidentifikasikan aktivitas dari kawah Lewotobi Laki-laki itu sudah turun," kata Abdul Muhari.
"Kita harapkan memang ini erupsi yang terbesarnya. Kita harapkan ke depan setelah ini sudah tidak ada erupsi yang sebesar tadi," sambungnya.
Saat ini ribuan pengungsi masih berada di tempat pengungsian yang tersebar di beberapa titik.
Mereka hanya bisa pasrah melihat rumah mereka dihujani material vulkanik.***



