POJOKSATU.id, TAPANULI SELATAN- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta setiap kabupaten/kota memberikan masukan di Pra Musrenbang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. Ia juga mewajibkan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024, menggunakan metode bottom-up.

BACA JUGA: Edy Rahmayadi: RKPD 2024 Fokus Pada Sektor Pertanian, Peternakan Dan Infrastruktur

Menurut Edy Rahmayadi metode bottom-up, bertujuan agar program-program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menjawab kebutuhan masing-masing daerah. Karena itu, Edy Rahmayadi meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendengarkan dan mendiskusikan masukan dari masing-masing daerah.

"Kita membuat program harus bottom-up, bukan top-down agar menjawab permasalahan di daerah, karena kebutuhan setiap daerah berbeda," kata Edy Rahmayadi, usai membuka Pra Musrenbang RKPD 2024 Zona Pantai Barat di Aula Gedung Serbaguna Tapanuli Selatan (Tapsel), Sipirok, Selasa (14/3).

Edy Rahmayadi juga menjelaskan agar RKPD 2024 fokus ke pertanian, peternakan dan pendidikan. Kebutuhan dasar ini, menurut Edy Rahmayadi, sangat penting untuk pembangunan Sumut.

"Sektor pangan menjadi yang utama, bagaimana kita bisa berbicara hal lain kalau masih banyak yang lapar, tetapi bukan berarti sektor lain harus kita lupakan," kata Edy Rahmayadi, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas S Sitorus.

Sementara itu, Bupati Tapsel Dolly Putra Parlindungan Pasaribu berharap Pemprov Sumut memberikan perhatian ekstra kepada daerahnya. Sehingga, Tapsel bisa mengejar ketertinggalannya dari Kabupaten/Kota lain di Sumut. (TIK/pojoksatu)