POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman memakai baju adat Toraja, saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila tahun 2023.
Hari lahir Pancasila, kata Andi Sudirman Sulaiman menjadi momentum meneguhkan komitmen agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila.
Sebab, kata dia, tantangan besar bangsa Indonesia, yakni menghadapi segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila
Andi Sudirman mengatakan, bangsa Indonesia bersyukur memiliki Pancasila sebagai dasar konstitusi dan falsafah hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Baca juga
Gubernur Sulsel Naik Pesawat Susi Air ke Bone Tinjau Pembangunan Jalan Bandara Arung Palakka
Menurutnya, fenomena berbagai negara yang dihantui radikalisme, konflik sosial, terorisme, dan perang saudara, menjadi pelajaran besar betapa pentingnya Pancasila sebagai falsafah dalam membangun peradaban.
"Dengan Pancasila dan UUD 45 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, membuat kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri ini,"ungkap Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (1/6/2023).
Tantangan lain yang dihadapi Bangsa Indonesia, kata Andi Sudirman, yaitu informasi hoaks yang dapat memprovokasi dan memecah belah.
Berbagai isu hokashingga provokasi termasuk identitasa SARAharus dicegah oleh semua elemen bangsa Indonesia. Sebab, jika hal-hal itu dibiarkan merajalela, maka akan memecah bela semangat NKRI.
Hari Lahir Pancasila tahun 2023 mengusung tema Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global.
(*/fadli/pojoksulsel)



