POJOKSATU.id - Perjalanan panjang menuju Tanah Suci resmi dimulai.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melepas keberangkatan pesepeda asal Garut, Asep Akung, yang akan menjalani perjalanan mandiri bertajuk Tour Asia Finish Mekkah dari Halaman Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Minggu pagi 14, Juni 2026.

 Keberangkatan Asep Akung menarik perhatian karena bukan sekadar perjalanan lintas negara menggunakan sepeda.

Baca Juga: Bukan Hanya Bansos, Gus Ipul Dorong GoTo Dukung Sistem Keamanan Sekolah Rakyat

Di balik kayuhan tersebut, tersimpan misi spiritual yang dipadukan dengan semangat menjaga lingkungan serta mengampanyekan gaya hidup sehat.

 Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin mengaku kagum sekaligus terharu melihat tekad yang dimiliki Asep Akung.

Menurutnya, perjalanan menuju Mekkah dengan bersepeda merupakan bentuk ikhtiar yang layak mendapat apresiasi.

 "Perjalanan ini adalah teladan yang menjadi contoh untuk yang lain. Bahwa banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencapai tujuan kita. Meskipun kadang-kadang membuat orang beda, ya gapapa. Karena ini keyakinan kita dan keinginan kita untuk menorehkan sejarah," ungkap Abdusy Syakur Amin.

Baca Juga: Kemensos Gandeng GoTo Guna Perkuat Akurasi Data Bansos Demi Penyaluran Tepat Sasaran

 Bupati juga mendoakan agar Asep Akung selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta keberkahan selama melintasi berbagai negara menuju Mekkah.

 Selain itu, ia meminta agar komunikasi tetap terjalin sehingga perkembangan perjalanan dapat terus dipantau.

 "Saya juga nitip pesan tolong ada komunikasi. Terus dimonitor, kalo bisa lagi ada dimana, sama siapa, terutama kabar kondisi seperti apa. Saya ingin terus dimonitor," tegas Bupati.

Baca Juga: Inovasi Teknologi Biometrik dan Integrasi Data dalam Sistem Baru Digitalisasi Bansos Kemensos

 Sementara itu, Asep Akung mengaku seluruh persiapan fisik dan mental telah dilakukan dengan matang.

Ia optimistis mampu menjalani perjalanan panjang tersebut sesuai target yang telah direncanakan.

 Menurut Asep, ekspedisi ini bukan hanya menjadi perjalanan spiritual menuju Mekkah, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan melalui aktivitas bersepeda.

 Di akhir prosesi pelepasan, ia memohon doa dan dukungan dari masyarakat Garut agar seluruh perjalanan berlangsung aman hingga mencapai tujuan.

Baca Juga: Kementerian Sosial dan Dewan Ekonomi Nasional Demonstrasikan Sistem Digitalisasi Bansos di DPR RI

 "Mudah-mudahan, ini mohon doa restunya dari Pak Bupati khususnya dan masyarakat Garut pada umumnya, kita bisa sampai tujuan tiga atau paling lambat empat Bulan," pungkas Asep.

 Perjalanan menuju Mekkah dengan sepeda mungkin terdengar tidak biasa.

Namun, dari keberanian melangkah itulah lahir inspirasi bahwa keyakinan, tekad, dan doa mampu mengantarkan seseorang menembus batas yang sebelumnya terasa mustahil.***