POJOKSATU.id, JAKARTA - Gelaran akbar Celebration of Culture and Festival (COCF) 2025 yang diprakarsai Forum Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FORKAFSI) Telkom University resmi berakhir meriah di Museum Fatahillah, Jakarta, akhir pekan lalu. Ribuan pasang mata dibuat terpukau oleh aksi memukau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rumah Gadang yang tampil total dalam pertunjukan Tari Piring.
Mengusung tema “Melodi Nusantara”, festival budaya yang digelar selama dua hari, 10–11 Oktober 2025 ini menjadi ajang unjuk kreativitas mahasiswa dalam melestarikan seni tradisi. Namun, sorotan publik benar-benar tertuju pada penampilan UKM Rumah Gadang yang tampil berani dan energik.
Aksi 14 penari muda itu berhasil menjadi pusat perhatian sejak awal. Gerakan dinamis dan iringan musik khas Minangkabau menciptakan suasana yang memikat. Namun bukan itu saja—atraksi ekstrem seperti mandi piring, pecah piring, hingga injak piring menjadi puncak adrenalin yang membuat suasana memanas.
“Rumah Gadang bukan hanya UKM seni, tapi juga identitas budaya kami. Tari Piring kami pilih karena sarat filosofi kerja sama dan ketangguhan. Atraksinya kuat dan mampu membawa energi besar ke penonton,” ujar Aazilla Devra, Kepala Ranah Rang Mudo UKM Rumah Gadang Telkom University.
Baca Juga: CMSE 2025 Catatkan Rekor 11.682 Pengunjung Langsung
Penampilan mencapai titik klimaks ketika dua penari utama, Meta dan Haipa, maju ke depan panggung sebagai center performance. Keduanya melakukan aksi injak piring di dua momen penting: pembukaan yang mengguncang dan penutupan yang spektakuler. Penonton sontak histeris sekaligus kagum atas keberanian mereka.
Sorak tepuk tangan menggema sepanjang sesi. Bahkan MC acara sempat beberapa kali menghentikan dialog karena riuh dukungan penonton yang enggan berhenti bersorak.
Lewat penampilan ini, UKM Rumah Gadang berhasil membuktikan bahwa seni tradisional tidak pernah kehilangan daya tarik di tangan generasi muda. FORKAFSI dan Telkom University pun dinilai sukses menghadirkan festival budaya yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga edukasi budaya.
COCF 2025 resmi ditutup dengan penuh kesan. Tari Piring UKM Rumah Gadang menjadi penanda bahwa pelestarian budaya Nusantara terus hidup melalui kreativitas anak bangsa. ***




