POJOKSATU.id, LOMBOK—Puluhan siswa SD Negeri di Desa Beber Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendadak dilarikan ke Puskesmas Aik Darek, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.40 WITA.

Puluhan siswa SD ini diduga keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan SPPG setempat.

Video keracunan ini viral di media sosial, dimana seorang guru terlihat membawa anak-anak murid di dalam mobil pribadi yang mengarah ke puskesmas di sana.

Dalam video Facebook yang diposting @Niya Solihin, terlihat siswa SD ini dibaringkan di ranjang rumah sakit dalam kondisi banyak yang meraung dengan memegangi perutnya.

Baca Juga: Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG, Wamenag Tetap Dorong Program Masuk Semua Pesantren

Sebagian anak terlihat menangis dan juga terlihat lemas di ranjang puskesmas.

“Keracunan MBG,” kata perekam video.

Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Nusa Tenggara Barat, Eko Prasetyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden keracunan yang menimpa para siswa SDN Beber tersebut.

"Betul," ujar Tyo singkat.

Ia menyatakan, jajarannya langsung bergerak cepat melakukan validasi serta pendataan di lapangan guna memastikan kronologi lengkap dan jumlah pasti korban terdampak.

Baca Juga: Film Akal Imitasi Hadirkan Kisah AI dan Pendidikan, Saat Teknologi Tak Bisa Gantikan Peran Guru

Laporan awal mengenai peristiwa ini juga telah diteruskan secara berjenjang kepada pimpinan pusat di Jakarta untuk segera ditindaklanjuti.

Facebook @koran lombok juga memperlihatkan hal sama. Puluhan orang tua siswa berkumpul di depan puskesmas untuk memantau kondisi anak-anaknya.

Akun Facebook @Juli Muliati juga memperlihatkan kondisi anak-anak yang dipapah ayah ibunya dari mobil ke dalam puskesmas.

Para orang tua membopong anaknya masing-masing dari mobil pribadi. Sebagian anak ada yang menangis dan sebagian yang lain tidak menangis saat dibopong.