POJOKSATU.id, TAPTENG— Usai kejadian penjarahan di minimarket Sarudik, kini giliran minimarket di Simpang Tukka Tapanuli Tengah (Tapteng) yang dijarah warga terdampak korban banjir dan longsor.

Video penjarahan di minimarket Simpang Tukka ini viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun nuter.id, Sabtu malam (29/11).

Dalam video terlihat minimarket ini sebenarnya tutup, namun diduga dibuka paksa oleh warga yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Puluhan warga masuk ke dalam minimarket dan mengambil barang-barang dari dalam.

Baca Juga: Sibolga Masih Terisolasi Hingga Hari Kelima Bencana Banjir Longsor, Total Meninggal Sumut 166 Orang

“ Penjarahan di Indomaret simpang Tukka. Bantulah kami Tuhan. Kondisi makin tidak kondusif,” tulis narasi dalam postingan nuter.id, Sabtu.

“Sibolga sudah mulai menjarah karena bantuan lambat datang. Sibolga penjarahan di Indomaret, rumah warga pun di jarah, ngeri,” ujar akun ini lagi.

Akun ini lalu menyebutkan harga-harga barang di Nias, kota seberang pulau dari Sibolga yang juga melambung tinggi. Cabe 200 ribu per kg, lalu telur 90 ribu per papan.

“Soalnya putus suplly barang, gak bisa masuk dari Sibolga,” katanya.

Baca Juga: Warga Sibolga Jarah Minimarket, 5 Hari Bantuan Bencana Banjir Tak Datang, Cemana Orang Lapar

Akun ini menyebutkan bahwa di Sibolga sudah banyak warga yang kelaparan disebabkan bantuan yang belum datang dari luar.

“Sudah banyak yang kelaparan, yang muda masih ok. Lansia dan bayi yang agak susah,” jelasnya.

Berita sebelumnya, Pemandangan menyesakkan terjadi di Sibolga, Sabtu (29/11). Warga yang tak tahan menahan kelaparan, memilih menjarah minimarket yang ada di sana.

Usai lima hari bencana banjir dan longsor di Sibolga, bantuan dari pemerintah tak kunjung sampai. Akses darat ke Sibolga pun terkunci dari arah Tarutung Tapanuli Utara.

Video penjarahan minimarket ini viral di media sosial pada Sabtu siang. Akun Instagram @nuter.id, memposting penjarahan yang dilakukan warga di minimarket yang ada di sana.

“Terkini warga Sibolga jarah Indomaret, warga: Cemana orang pada lapar,” tulis nuter.id pada postingannya.

“Indomaret dijarah. Kasihan kali bah. Cemana manusianya lapar,” kata perekam video diduga warga di sana dilihat Sabtu.

Dalam rekaman video terlihat ratusan warga masuk ke dalam Indomaret dan menjarah barang-barang yang ada di dalam.

Namun pada video yang lain menyebutkan bahwa penjarahan dilakukan di Sarudik Tapanuli Tengah, bukan di Kota Sibolga.***